Daftar Isi

Menguak Mitos Beringin Kembar Jogja, Bisa Kabulkan Segala Permintaan

mitos-beringin-kembar-jogja

Menguak Mitos Beringin Kembar Jogja, Bisa Kabulkan Segala Permintaan – Jika anda sedang berkunjung ke Jogja dan melewati Alun-Alun Kidul, mungkin akan terbesit sebuah permainan tidak biasa pada tempat itu. Banyak orang yang sudah mengetahui perihal permainan penuh mitos ini. Seseorang yang bisa berjalan di tengah melewati pohon beringin kembar Jogja dalam mata tertutup maka keinginan apapun saat itu akan terkabul. Masyarakat Jogja menyebut dengan Masangin (Melewati pohon beringin).

Maka, banyak sekali pengunjung dari luar kota yang mencoba berjalan di antara dua pohon beringin itu. Berharap dengan berjalan lurus dan fokus, maka bisa melewati  dua pohon beringin tersebut. Lantas, benarkah mitos beringin kembar yang bisa kabulkan segala keinginan?

Ada banyak versi sejarah mengenai pohon beringin kembar tersebut. Pada zaman dulu, Sultan Hamengkubuwono I mempunyai putri yang cantik jelita. Banyak lelaki yang ingin melamarnya untuk dijadikan istri. Sultan pun memberi tantangan bagi siapa saja yang ingin melamar putrinya, harus melewati beringin kembar dengan mata tertutup.

Konon, banyak yang gagal dan tidak berhasil dalam melewati beringin kembar. Hingga akhirnya, anak Prabu Siliwangi dapat melewati beringin tersebut dan menjadi suami dari putri Sultan. Menurut Sultan, hanya orang yang berhati baik dan tulus yang dapat melewati beringin kembar dengan mata tertutup.

Selain itu, area tanah lapang ini digunakan sebagai pusat kegiatan para prajurit Keraton Yogyakarta. Biasanya mereka mengasah konsentrasi dengan berjalan di tengah pohon itu. Para prajurit mengelilingi benteng dan tidak boleh mengucap 1 kata apapun. Dengan mengenakan pakaian lengkap adat Jawa dan berbaris rapi, mereka berjalan dari halaman keraton menuju pelataran alun-alun lalu melewati dua pohon kembar itu.

Hal itu diyakini juga bisa mengalap berkah dan meminta perlindungan dari banyaknya serangan musuh. Dari situlah mitos mulai berkembang. Kalau bisa melintasi dua pohon beringin kembar itu dengan mata tertutup, semua permintaan kita akan dikabulkan. Ada juga yang mengatakan, beringin kembar pernah dijadikan sebagai pertahanan gaib untuk mengecoh pasukan Belanda yang ingin menyerang keraton agar mereka kehilangan arah.

Dari beberapa cerita asal mula munculnya mitos tersebut, bisa anda simpulkan kebenaran mitos beringin kembar Jogja. Sebab kepercayaan masing-masing orang tentu berbeda. Jika anda ingin membuktikan, anda bisa persiapkan diri dulu dengan mengetahui cara melewati pohon beringin Jogja. Awali dengan membaca doa, dan mulailah pada posisi sudah di tengah sehingga anda tinggal berjalan lurus. Anda juga perlu konsentrasi dan fokuskan pada satu titik cahaya. Dan yang paling penting, minta seseorang yang bisa dipercaya untuk membantu mengawasi anda. Maksudnya, jangan sampai teman anda justru bermain-main agar anda berputar-putar saja.

Nah, dengan persiapan tersebut sebelum anda mencoba masangin akan besar kesempatan anda bisa berhasil. Dan anda bisa membuktikan sendiri kebenaran mitos beringin kembar Jogja.

145 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Pantai Parangkusumo, Gerbang Gaib Masuk Kerajaan Ratu Pantai Selatan

pantai parangkusumo gerbang gaib

Pantai Parangkusumo, Gerbang Gaib Masuk Kerajaan Ratu Pantai Selatan – Pantai Parangkusumo adalah salah satu objek wisata di Jogja yang menjadi unggulan. Cukup terkenalnya pantai ini, membuat cukup banyak wisatawan yang berkunjung ke sana. Selain itu, Pantai Parangkusumo juga dikeramatkan oleh warga setempat. Bahkan, Batu Cempuri yang berada di pantai tersebut menyimpan misteri dan nuansa mistis dengan aura gaib yang sangat kental.

Pantai Parangkusumo menjadi tonggak peradaban Nusantara setelah runtuhnya Kerajaan Pajang yang dipimpin Raden Hadiwijaya. Konon, Batu Cepuri itulah pendiri Kerajaan Mataram, Raden Danang Sutawijaya bergelar Panembahan Senopati mengadakan pertemuan dengan penguasa Laut Selatan, Ratu Kidul. Panembahan Senopati melakukan semedi di sana, dan Ratu Pantai Selatan menemuinya melalui pintu gerbang gaib. Lantas, Ratu Pantai Selatan merestui Danang Sutowijaya membangun kerajaan baru dengan syarat Panembahan Senopati mau menjadi suami secara gaib sampai anak cucunya.

Pantai Parangkusumo dikenal oleh masyarakat setempat sebagai gerbang masuk istana Kerajaan Ratu Pantai Selatan. Ambarwati, Mahapatih dari Kerajaan Laut Selatan saat muncul dalam hasil mediumisasi pada Pak Kusumo Nur Baktu menyampaikan, Batu Cempuri adalah pintu gerbang dari istana keraton. Bertemu cahaya luhur, cahaya suci dari cempuri itu. Jadi diberi nama cempuri. Lalu menuju arah selatan, kelihatan cahaya berkilauan seperti emas dan intan.

Indah Ananta seorang presenter Dua Dunia yang dibuka mata batinnya oleh Ki Kusumo Nur Bakti mengaku melihat gerbang kerajaan gaib pantai selatan dengan samar-samar. Gerbang tersebut sangat megah dan menjulang. Awalnya terlihat kecil kemudian lama kelamaan menjadi besar Panjang, berwarna putih dan menyilaukan.

Karena Pantai Parangkusumo dikenal sebagai gerbang gaib masuk Istana Kerjaan Ratu Pantai Selatan, maka masyarakat sekitar menyarankan pengunjung untuk tidak memakai pakaian warna hijau karena dipercaya sebagai warna kesukaan sang Ratu dan orang yang memakainya akan diseret ombak dan dibawa ke kerajaan Pantai Selatan.

147 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Kisah Nyata Pesugihan Gunung Srandil Ini Dilakukan Tengah Malam

kisah nyata pesugihan gunung srandil

Kisah Nyata Pesugihan Gunung Srandil Ini Dilakukan Tengah Malam – Konon, Gunung Srandil yang menjadi tempat petilasan Kaki Semar, Kaki dalam Bahasa asli masyarakat sekitar bisa diartikan Kakek, dan Pangreh Gaib. Pangreh adalah penguasa. Gunung Srandil ini dulunya padepokan Kaki Semar dan Pangreh Gaub lainnya bersemanyam di sana.

Yang lebih mengejutkan, Gunung Srandil juga dipercaya sebagai Pancering Bumi yaitu tempat pijakan pertama ke bumi atau jalan utama antara kahyangan menuju dunia. Pada Gunung Srandil banyak ditemukan petilasan-petilasan seperti Petilasan Syeh Jambu Karang, Petilasan Eyang Gusti Agung Heru Cokro Prabu, Petilasan Eyang Sukma Jati, Petilasan Nini Dewi Tanjung Istri dari Kaki Semar, Petilasan Kaki Tunggal Sabdo Jati Doyo Among Rogo, Petilasan Langlang Buwana dan Eyang Mayangkoro.

Kisah nyata pesugihan gunung srandil ini bermula dari niat orang yang datang kesana untuk berziarah meminta pesugihan dan berharap mendapatkan kekayaan yang instan. Salah satu ritual yang sering dilakukan jika peziarah atau orang yang melakukan perjalanan spiritual di Gunung Srandil adalah mengitari Gunung selepas tengah malam sampai dini hari. Hal ini sesuai petunjuk Kaki Semar, disarankan untuk mengitari gunung dengan rute berlawanan arah jarum jam. Para peziarah akan melafalkan doa dan kata-kata suci selama melakukan ritual. Dengan harapan para Pangreh Gaib mendengarkan doa mereka dan ikut membantu hajat mereka. Disampaikan oleh para Pangreh Gaib untuk disampaikan kepada Allah SWT.

Jumlah putaran mengitari gunung dengan berjalan jarum jam ini pun disarankan sesuai petunjuk yang berjumlah angka ganjil 3x, 9x, 21x atau 41x sesuai kemampuan peziarah. Biasanya peziarah membawa umbo rampenya seperti kembang telon, dupa, madu dan kemenyan.

Daya Tarik Gunung Srandil ini memang tidak dapat dipisahkan dengan kasuyatan Kaki Semar dan Kaki Tunggul Sabdo Jati Doyo Amungrogo. Dengan dhawuh, piwarah dan piwulangnya untuk kaum manusia agar selalu hidup dengan budi pekerti luhur dan menjunjung tinggi Gusti Kang Murbeng Dumadi Tuhan YME.

Itulah Kisah Nyata Pesugihan Gunung Srandil. Disamping wisata alam dan budaya juga terdapat wisata spiritual. Apakah hal tersebut benar mampu memenuhi hajat para peziarah, menjadi kepercayaan masing-masing orang.

INGIN MENDAPATKAN PESUGIHAN PUTIH TANPA TUMBAL, TANPA PANTANGAN? YUK KLIK DISINI!

130 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Mitos Kucing Hitam, Bulunya Bisa Jadi Jimat

MITOS KUCING HITAM

Mitos Kucing Hitam, Bulunya Bisa Jadi Jimat – Mitos mengenai kucing hitam memang sudah menyebar di berbagai daerah di Indonesia. Mitos yang sudah tidak asing, jika kucing hitam melangkahi mayat maka mayat akan bangkit kembali. Dan kucing hitampun dikenal bisa membawa hal-hal tidak baik seperti musibah yang sering datang bagi pemiliknya. Hal ini membuat kucing hitam menjadi kucing yang dihindari oleh kebanyakan orang.

Kucing hitam berbulu Panjang atau yang disebut Kucing Putrsakajantaka oleh kalangan masyarakat Jawa ini sebenarnya juga memiliki banyak mitos lain, termasuk mitos yang menguntungkan namun belum banyak diketahui masyarakat. Berikut ini mitos-mitos yang banyak dipercaya oleh masyarakat tentang kucing hitam.

Jika seseorang menabrak kucing hitam sampai luka, maka penabrakpun akan mendapat penyakit berat kecuali kucing tersebut diobati. Dan jika kucing hitam sampai mati, maka nasib sial akan menimpa yang menabraknya, kecuali jika kucing tersebut segera dikuburkan. Benar atau tidaknya mitos tersebut, memang lebih baik seseorang bertanggung jawab jika menabrak kucing ya.

Mitos kedua, jika kucing hitam dipukul hingga terluka maka rezeki pemukul dan keluarganya akan berkurang selama 2 bulan berturut-turut. Dan jika kucing hitam dipukuli hingga mati maka akan membuat kesialan selama 3 bulan berturut-turut kecuali jika pemukul segera mandi keramas kembang tujuh rupa.

Kemudian mitos lain tentang kucing hitam, jika ada kucing hitam yang memotong jalanmu maka urusan dan usahamu akan sia-sia. Dan jika melihat kucing hitam hendak menyebrang jalan namun tidak jadi artinya urusan yang sedang kita laksanakan akan mengalami kebuntuan atau tidak selesai.

Selain mitos-mitos buruk tentang kucing hitam, ternyata banyak juga mitos baik tentang kucing hitam. Untuk keberuntungan, terdapat saran agar memelihara kucing hitam dengan pola putih di keningnya. Ini dimaknai agar membawa pengaruh baik dalam mencari nafkah. Bulu kucing hitampun yang sudah dikeringkan bisa disimpan sebagai jimat dan dipercaya bisa menang dalam berjudi. Lalu jika menemukan kucing hitam beranak tujuh di sekitar rumah, maknanya adalah si pemilik rumah akan menjadi orang kaya.

Mitos lain, jika datang kucing hitam yang tidak memiliki majikan lalu kucing tersebut betah tinggal di rumah adalah pertanda si pemilik rumah akan beruntung. Lalu jika seekor kucing hitam beranak empat dengan pola bulu belang-belang berada di sekitar rumah, menandakan si pemilik rumah akan selamat sejahtera.

Nah, hal-hal di atas adalah mitos kucing hitam, mulai dari membawa sial hingga mitos kucing hitam yang bulunya bisa menjadi jimat. Kebenaran mitos kucing hitam tentu belum terjamin, namun bukan berarti kita bisa mengabaikan kepercayaan masyarakat tentang mitos-mitos tersebut.

144 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Rahasia Curug 7 Bidadari, Ada Goa Penebus Dosa

Rahasia Curug 7 Bidadari, Ada Goa Penebus Dosa – Semarang memang menjadi salah satu tempat wisata favorit di Jawa Tengah. Dipenuhi dengan wisata alamnya, salah satu wisata yang cukup diminati adalah Curug 7 Bidadari atau Air Terjun Bidadari. Namun tidak banyak yang mengetahui wisata alam seperti Curug 7 Bidadari memiliki rahasia. Terletak di Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, tempat ini memang cukup dekat dengan  kota Bandungan. Suasana yang dingin dan segar bisa dijelajahi hanya dengan biaya beberapa ribu saja.

Sesuai namanya, Curug 7 Bidadari ini memang sangat identik dengan cerita rakyat tentang bidadari. Dikenal bahwa dahulu kala ada bidadari yang terkenda kutukan. Kemudian bidadari tersebut Bersama 6 bidadari lainnya turun ke curug atau air terjun. Mereka mandi di curug untuk menghilangkan kutukan. Sehingga curug tersebut diberi nama Curug 7 Bidadari.

Rahasia yang tidak banyak diketahui masyarakat, di Curug 7 Bidadari terdapat sumber mata air bertuah. Bentuk sumber air ini tidak bulat simetris dan cenderung lonjong seperti batu yang cekung. Air itu keluar dari batu dan dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit, mempercantik wajah hingga awet muda, memperlancar usaha, dan ketentraman batin. Mata air ini juga bisa digunakan untuk mencari jodoh.

Mata Air Kedung Wali ini dipercaya sebagai tempat pengambilan air wudhu Kyai Mandung, sesepuh Desa Keseneng. Makan Kyai Mandung dimakamkan di Gumuk Sejati dan setiap dua tahun sekali diselenggarakan selamatan. Pada acara selamatan tersebut masyarakat akan menyembelih Kambing Kendhit.  Jalan menuju makam Kyai Mandung dan area makam sekitar 200 meter dari tempat parkir. Kemudian harus melalui jalan setapak berundak berjumlah 85 anak tangga. Di area makam terdapat 4 makam dan  Makam kyai Mandung dikelilingi dengan pagar bambu. Area makam diatas bukit ini kira-kira seluas 150 meter persegi.

Rahasia lain mengenai Curug 7 Bidadari ini, beberapa kilometer dari desa Keseneng terdapat pula curug Pangleburgongso. Konon, pada air terjun setinggi kurang lebih 4 meter ini berhubungan dengan cerita Ramayana tentang Aditya Kumbokarno yang diusir Rahwana kemudian bertapa di Goa Pangleburgongso atau Goa Penebus Dosa.

Dan memang persis di kanan bawah air terjun ini terdapat goa yang terlihat masih perawan dengan pintu masuk kecil yang ditutupi oleh gundukan tanah. Menurut warga Desa Keseneng untuk masuk ke dalamnya memang harus digali terlebih dulu tanahnya karena goa cukup tertutupi, kemudian harus merangkak kali pertama masuknya, setelah itu baru bisa berdiri.

Goa Penebus Dosa ini diprediksi dalamnya mencapai ratusan meter dan terdapat ukiran-ukiran kuno di dinding goa. Goa tersebut sering dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk bertapa di dalamnya pada hari-hari tertentu. Pohon aren di dekat Curug Pengleburgongso, konon sering membuat orang-orang bingung dan tersesat.

134 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Mitos Candi Prambanan, Benarkah Pasangan yang Datang Kesana Akan Putus Cinta?

mitos candi prambanan

Mitos Candi Prambanan, Benarkah Pasangan yang Datang Kesana Akan Putus Cinta? –  Candi Prambanan adalah salah satu candi yang unik, diantaranya adalah karena keindahannya. Sejauh ini Candi Prambanan telah diklaim sebagai salah satu candi hindu tercantik di dunia. Candi Prambanan terletak di Kranggan, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi.

Candi Prambanan yang menjadi salah satu candi yang paling banyak dikunjungi di Indonesia ternyata menyimpan rahasia. Berawal dari cerita legenda Bandung Bondowoso yang jatuh cinta kepada Roro Jonggrang kemudian melamarnya namun sang putri menolak. Akhirnya putri Roro Jonggrang memutuskan untuk setuju dengan dua syarat. Bandung Bondowoso harus membangun sumur bernama Jalatunda dan membangun seribu candi dalam waktu semalam.

Bandung Bondowoso setuju. Dengan kekuatan supranaturalnya ia membangun sumur Jalatunda dengan cepat. Putri Roro Jonggrang kemudian mengelabui Bandung Bondowoso untuk masuk ke dalam sumur, kemudian Patih Gupolo menguburnya dengan batu. Namun pangeran Bandung Bondowoso mampu melarikan diri.

Untuk membangun seribu candi, Bandung Bondowoso bertapa dan memanggil bala bantuan iblis untuk membantunya. Dengan bantuan pasukan iblis, Bandung Bondowoso berhasil membangun 999 candi dan memulai pembangunan candi terakhir. Putri Roro Jonggrangpun meminta bantuan pelayan kerajaan untuk menyalakan api di timur dan mulai menumbuk nasi, untuk menandakan datangnya pagi. Para iblis yang takut akan datangnya pagi melarikan diri.

Bandung Bondowoso sangat marah ketika mengetahui trik Roro Jonggrang dan mengutuknya menjadi patung batu. Patung Roro Jonggrang inilah yang menjadi fitur candi ke seribu, melengkapi seribu candi yang ia bangun sebagai syarat menikahi Roro Jonggrang.

Lalu, dimanakah Roro Jonggrang Menurut Mitos Candi Prambanan?

Menurut legenda, Roro Jonggrang berada di ruang utara candi Prambanan. Patung Durga, istri dewa Siwa dianggap sebagai Roro Jonggrang. Hingga sekarang, tempat patung Durga tersebut disebut Candi Roro Jonggrang. 999 candi yang dibangun oleh Bandung Bondowoso disebut Candi Sewu.

Cerita inilah yang mendasari mitos Candi Prambanan yang mulai diketahui masyarakat. Dipercaya, banyak pasangan yang setelah mengunjungi Candi Prambanan akan putus cinta. Entah kebetulan atau tidak, memang banyak sekali pasangan kekasih yang mengaku putus cinta setelah berkunjung ke Candi Prambanan. Namun, banyak juga yang menyangkal mitos Candi Prambanan ini dan menganggap jika kejadian-kejadian putus cinta yang sering terjadi itu hanyalah kebetulan saja. Namun, para pasangan kekasih yang tinggal di Jogja biasanya lebih memilih menghindari Candi Prambanan ini sebelum benar-benar menikah. Pasalnya, mitos ini hanya berlaku bagi pasangan yang belum menikah.

Namun, sebenarnya ada yang tidak memahami dengan benar tentang mitos Candi Prambanan ini. Sebenarnya, mitos ini berlaku bagi pasangan yang belum menikah yang memasuki ruangan Roro Jonggrang bersama-sama. Sehingga, jika hanya berkunjung ke candi ini dan hanya berjalan-jalan saja maka tidak akan terjadi apa-apa. Sedangkan bagi pasangan yang sudah menikah justru dipercaya menjadi berkah jika masuk ke ruangan Roro Jonggrang. Pernikahannya akan langgeng dan semakin romantis dalam kehidupannya serta membuat keluarga menjadi lebih bahagia.

Kebenaran mitos Candi Prambanan ini tidak diketahui pasti benar atau tidaknya. Namun tak ada pasangan kekasih yang berani masuk ke dalam Candi. Umumnya hanya sampai pelatarannya saja. Karena mereka yang nekat masuk maka hubungannya akan putus sekalipun sudah bertunangan. Beberapa penduduk setempat ada yang telah membuktikannya. Saat sepasang kekasih yang sudah bertunangan pergi ke sana, tak berapa lama hubungan merekapun putus.

236 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Mitos Jumlah Neptu Yang Tidak Boleh Menikah Menurut Primbon Jawa Kuno

Mitos Jumlah Neptu Yang Tidak Boleh Menikah Menurut Primbon Jawa Kuno – Dalam adat Jawa, sebelum kedua orang melangsungkan pernikahan maka ada beberapa proses yang harus dilakukan yaitu salah satunya yang paling penting adalah perhitungan weton. Weton kedua mempelai harus dihitung dan dicocokkan, mengapa? Hal ini ternyata menurut adat Jawa sangat berpengaruh pada kelangsungan rumah tangga keduanya juga berpengaruh pada hubungan kedua keluarga. Nah, mitos yang beredar ternyata ada jumlah neptu yang tidak boleh menikah.

Mitos tentang jumlah neptu yang tidak boleh menikah inilah yang kadang membuat kedua mempelai takut melangkah ke pelaminan. Kadang, ada dua insan yang siap menikah dan saling mencintai namun pernikahan mereka terhalang oleh hitungan weton. Hal inilah yang kadang menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. Entah percaya atau tidak yang pasti ada beberapa jumlah neptu yang tidak boleh menikah dalam adat Jawad an terbukti membawa nasib buruk jika dilanggar.

jumlah neptu yang tidak boleh menikah itu berapa saja sih? Dalam artikel ini akan kami bahas secara lengkap untuk anda. Mari baca seterusnya!

Jumlah Neptu Yang Tidak Boleh Menikah

Ada beberapa jumlah neptu yang tidak boleh menikah yang ada dalam primbon Jawa Kuno, dan berikut adalah jumlah neptu tersebut :

Jumlah Neptu 25

Ternyata jika kedua mempelai wetonnya dijumlah dan ketemu 25 maka pernikahan ini dilarang dalam adat Jawa. Jika hal ini dilanggar dan kedua pasangan tetap menikah maka salah satu orang tua akan meninggal. Percaya tak percaya tapi mitos ini sudah terlanjur dipercaya masyarakat dan banyak yang sudah membuktikannya. Meski pada beberapa kasus mitos ini tidak terjadi.

Jumlah neptu yang tidak boleh menikah ini menjadi tantangan bagi kedua pasangan pengantin untuk mencari solusi terbaik. Biasanya jika keduanya yakin tak akan terjadi dan pasrah pada yang Maha Kuasa justru mitos menakutkan ini tak terjadi. Bahkan ada sebuah solusi mudah yaitu melakukan ruwatan pengantin untuk menghindari sengkala / kesialan karena jumlah weton terlarang ini.

Misalnya weton pasangan ketemu 25 adalah Minggu Kliwon – Senin Kliwon, Minggu Wage – Kamis Kliwon, Senin Wage – Minggu Kliwon, Jumat Legi – Sabtu Legi, Minggu Legi – Jumat Pahing, Jumat Pon  – Selasa Pahing, Rabu Wage – Sabtu Legi dan masih banyak lagi weton jodoh yang ketemu 25 jika dijumlahkan.

Jumlah Neptu 26

Jumlah neptu yang tidak boleh menikah beriktunya adalah 26. Bila kedua calon pengantin memiliki neptu weton yang bertemu 26 jika dijumlah maka mitos Jawa Kuno mengatakan bahwa pernikahan keduanya sangatlah berat. Akan mengalami rintangan yang teramat berat dari segi apapun. Perjalanan terjal akan menghiasai keluarga mereka ke depannya.

Untuk jumlah neptu 26, istilahnya adalah Satrio Penantang, atau Beddu dan banyak istilahnya, yang menyatakan bahwa apapun alasannya pernikahan dengan jumlah neptu 26 adalah TIDAK BOLEH menurut adat Jawa. Jumlah neptu yang tidak boleh menikah ini misalnya antara weton Kamis Wage – Jumat Kliwon, Minggu Legi – Rabu Pahing, Minggu Wage – Kamis Pahing, Sabtu Wage – Jumat Pon, Jumat Legi – Jumat Pahing, Rabu Kliwon – Senin Pon, Kamis Pahing – Senin Legi, Selasa Kliwon – Kamis Pon, dan lain sebagainya.

Weton Wage Pahing

Selain Jumlah neptu yang tidak boleh menikah, jenis pasaran dari hari kelahiran juga dilarang untuk menikah dalam adat Jawa. Misalnya, pasaran Wage dan Pahing. Dalam adat jawa dikatakan pernikahan wage pahing selalu dihiasi dengan perdebatan. Keluarga mereka tak akan harmonis karena sering bertengkar.

Banyak sekali pasangan yang gagal menikah hanya karena weton mereka yang berseberangan. Weton Wage dan Pahing adalah weton terlarang menikah karena dipercaya kedua weton tersebut memiliki prinsip berseberangan sehingga akan terus mengalami cek cok jika dipaksakan untuk menikah. Keduanya akan saling berbeda pendapat, tidak ada yang mau mengalah dan maunya menang sendiri.

Entah benar atau tidak mitos ini, namun ada seorang paranormal yang mengatakan bahwa pernikahan keduanya antara wage dan pahing ternyata sangatlah bagus.

“Wage adalah lambang kekuatan, sedang pahing adalah lambang dari kemasyuran. Ketika kombinasi ini diletakkan pada tempat yang tepat, dari mereka akan terlahir pemimpin – pemimpin besar revolusi. Kerjasama antara matahari dengan samudra salah satunya mampu “menjadikan” hujan. Jika wage pahing dapat memaksimalkan diri, dari mereka akan dapat menumbuhkan kembali kehidupan”, Ujar Kang Masrukhan (Sumber : www.Parapsikologi.Co.Id)

Itulah Jumlah neptu yang tidak boleh menikah, anda boleh percaya boleh tidak karena semua ini hanyalah prediksi manusia. Semua ada di tangan Tuhan / Allah SWT. Namun lebih amannya saya sarankan anda untuk menghindari balak atau kesialan dengan cara perbanyak berdoa, lebih mendekatkan diri kepada-NYA atau melakukan pembersihan diri / ruwatan. Dengan berbagai cara bisa dengan bantuan orang pintar untuk memberkahi anda berdua dengan doa ataupun dengan melakukan tirakat batin / spiritual sendiri.

Demikian semoga bermanfaat untuk anda, BARAKALLAH.

48,194 kali dilihat, 47 kali dilihat hari ini