Seram dan Merinding, Ritual Adat Di Indonesia Yang Terkenal Mengerikan

Seram dan Merinding, Ritual Adat Di Indonesia Yang Terkenal Mengerikan

Seram dan Merinding, Ritual Adat Di Indonesia Yang Terkenal Mengerikan – Indonesia memiliki beragam suku bangsa. terdiri dari kurang lebih 300 kelompok etnik atau lebih tepatnya 1.340 suku bangsa. Meski sangatlah banyak, tapi pastinya jumlah ini tidak mengejutkan anda bukan.

Dari sekian suku bangsa yang di Indonesia, ada beberapa suku yang melakukan ritual adat yang cukup mengerikan, jika dibandingkan dengan kehidupan di masa sekarang ini dan pastinya tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Berikut ini ritual adat di Indonesia yang terkenal mengerikan.

Ritual Adat Di Indonesia Yang Terkenal Mengerikan

Tradisi Ngayau Suku Dayak

Suku Dayak merupakan salah suku di Indonesia yang cukup terkenal di luar negeri. Salah satu contonya ialah adalah buku karya  Carl Bock, berjudul The Head Hunters of Borneo yang diterbitkan di Inggris pada tahun 1882, bukan menyumbangkan pengetahuan bagi warga dunia tentang Suku Dayak, tetapi sebaliknya, malah menumbuhkan citra buruk Suku Dayak sebagai ‘orang-orang pemburu kepala’.

Menurut kepercayaan Suku Dayak, kepala manusia jika sudah diramui, bisa menjadi kekuatan yang sangat amat dahsyat, mulai dari menurunkan hujan, hingga terhindar dari penyakit. Namu tidak semua Suku Dayak melakukan tradisi ini, hanya Dayak Kenyah, Iban dan Ngaju saja yang melakukan tradisi tersebut.

Karena meresahkan banyak orang, saat Belanda menjajah Indonesia, sekitar tahun 1872, ritual ini sepakat dihentikan dalam sebuah Perjanjian Tumbang Anoi.

Tradisi Tana Toraja

Tak bisa dipungkiri, tradisi ini memang sudah cukup terkenal di seluruh dunia. Ritual ini diberi nama ritual Ma’nene yang masih digelar oleh warga Baruppu di Toraja, Sulawesi Selatan

Dimana setiap setahun sekali pada bulan Agustus. Beberapa wargas sekitar akan mendandani mayat leluhur yang telah diawetkan dan dipajang di depan khalayak umum.

Selain ritual ini, di Tana Toraja juga terdapat tradisi menyimpan mayat di Goa Londa yang dilakukan jauh sebelum agama Islam dan Kristen masuk ke sana.

Tradisi Suku Dani Papua

Suku Dani merupakan suku di bagian timur Indonesia yang memiliki tradisi cukup mengerikan pada saat itu, Dimana setiap ada anggota keluarga yang meninggal, suku ini memotong jari mereka untuk menunjukkan rasa duka dan sebagai upaya untuk mencegah malapetaka tidak terjadi kembali dalam keluarga yang berduka.

Menurut kepercayaan Suku Dani, jari memiliki arti yang bisa membuat anda merinding mendengarnya, bagi mereka jari tangan merupakan simbol dari kerukunan, kekuatan, dan kesatuan manusia dalam berkeluarga. Maka dari itu, jari menjadi bagian tubuh yang sesuai untuk menggambarkan kehilangan dalam kesatuan keluarga. Peralatan yang dipakai untuk memotong jari biasanya menggunakan kapak maupun parang, ada juga yang menggigit ruas jari hingga putus.

Namun saat ini, Suku Dani sudah mulai meninggalkan tradisi ini karena masyarakatnya sudah mulai mengenal Tuhan dan agama. Dan hanya tinggal beberapa lelaki dan wanita tua yang jarinya terpotong karena melakukan tradisi ini di masa lalu.

Demikian tadi beberapa ritual adat di Indonesia yang terkenal mengerikan, semoga bermanfaat bagi anda semua.