Kalian Harus Tahu, Berikut Ini 7 Legenda Kuno Tentang Mimpi

Kalian Harus Tahu, Berikut Ini 7 Legenda Kuno Tentang Mimpi

Kalian Harus Tahu, Berikut Ini 7 Legenda Kuno Tentang Mimpi – Manusia pada hakikatnya pernah bermimpi. Hingga pada awal 5000 SM, orang Mesopotamia mencatat mimpi-mimpi mereka di atas lempengan tanah liat, bahkan hampir setiap kebudayaan di dunia memiliki pemahaman sendiri tentang dunia mimpi.

Beberapa legenda mengatakan, mimpi dikirim oleh para dewa. Sedangkan di tempat lain, para monster mengintai kesadaran manusia. Namun tahukah, ada beberapa legenda di berbagai negara mengenai mimpi, berikut ini beberapa legenda kuno tentang mimpi yang kalian harus tahu.

Baku dan Noe

Dalam legenda Jepang, Baku adalah roh pemakan mimpi yang biasanya digambarkan sebagai tapir. Dilansir dari laman Ancient Origins, legenda Baku sebenarnya berasal dari Cina, tetapi kemudian dibawa ke Jepang pada abad ke-14. Dari sana, deskripsi roh ini berubah seiring berjalannya waktu.

Pada abad ke-17, bentuk fisik Baku versi Cina berubah menjadi lebih mirip dengan chimera — ia memiliki kaki harimau, kepala gajah, dan mata seekor badak.

Sedangkan Nue adalah salah satu dari beberapa makhluk tertua dalam legenda Jepang yang muncul dalam The Tale of the Heike, kisah perang pada abad ke-12 yang menceritakan dua klan yang saling berperang. Dalam cerita tersebut, diceritakan kalau Nue mengambil bentuk awan hitam dan mengunjungi Kaisar Jepang.

Brownie

Di dataran Skotlandia, ada sebuah legenda tentang lelaki kecil bernama Brownie yang akan datang ke rumah-rumah pada malam hari dan melakukan pekerjaan rumah di saat pemiliknya sedang tidur.

Mereka mirip dengan hob (roh rumah), yang secara tradisional hidup di tanah pertanian dan suka membantu di sekitar pertanian. Walau suka membantu, hob akan mengamuk jika kalian menyinggung mereka.

Mereka tidak suka dilihat oleh manusia, jadi mereka akan menunggu sampai mereka tertidur lelap dan bermimpi sebelum masuk ke dalam rumah. Mereka akan bekerja lebih keras jika kalian meninggalkan makanan untuk mereka (Brownie sangat menyukai bubur dan susu).

Dream Catcher 

Ojibwe adalah suku asli Amerika yang awalnya tinggal di dekat Danau Superior di Amerika Serikat bagian utara. Namun menurut legenda mereka sendiri, orang-orang pertama Ojibwe muncul dari sebuah Pulau Penyu yang mistis. Di sana, Asibikaashi atau wanita laba-laba, mengawasi orang-orang Ojibwe.

Menurut legenda, jika kalian menggantung dream catcher di tempat tidur kalian pada malam hari, mimpi-mimpi indah akan tersaring dan lolos melalui lubang-lubangnya, sedangkan mimpi-mimpi buruk akan tertahan sampai pagi menjelang.

Morpheus dan Phobetor

Peradaban Yunani juga ikut andil dalam menggali dunia mimpi. Mereka memiliki dewa yang melambangkan dunia mimpi, yaitu Morpheus. Dia adalah putra Hypnos sang dewa tidur, dan memiliki kekuatan untuk memasuki mimpi manusia untuk menyampaikan pesan dari para dewa.

Morpheus dipilih sebagai pembawa pesan karena dari ribuan anak-anak Hypnos, dia adalah pilihan terbaik saat menyamar sebagai manusia. Sementara Morpheus bertindak sebagai pembawa pesan, saudaranya, Phobetor, adalah pembawa mimpi buruk. Namanya sendiri berasal dari bahasa Yunani, yang berarti “yang ditakuti”.

Sandman

Sandman, sosok makhluk baik hati yang suka menaburkan pasir ke mata anak-anak yang sedang tidur dan membuat mereka bermimpi. Sandman pertama kali diperkenalkan dalam berbagai literatur klasik, salah satunya dari kisah karangan Hans Christian Andersen, Ole Lukøje.

Sandman hanya mengunjungi anak-anak yang tidak mau tidur. Pasirnya akan membuat mata mereka jatuh, yang akan ia kumpulkan dan diberikan kepada anak-anak iblisnya di benteng besinya di Bulan.

Sleep Paralysis

Fenomena ini akan terjadi ketika anda bangun tiba-tiba sama sekali tidak dapat bergerak ataupun berbicara. Untuk beberapa alasan, kebanyakan orang yang mengalaminya juga memiliki perasaan “diawasi” oleh makhluk gaib — beberapa orang menggambarkannya sebagai hantu atau roh-roh jahat.

Meskipun fenomena ini hanya tipuan pikiran belaka, gagasan tentang makhluk lain yang mengawasi kita di tengah malam benar-benar tercatat dalam sejarah di beberapa peradaban. Maka masuk akal kalau hampir setiap kebudayaan memiliki personifikasi sendiri untuk sleep paralysis.

Di Turki, fenomena ini disebabkan oleh jin yang duduk di lengan orang yang sedang tidur, menutupi mulut dan mencekik mereka. Sedangkan legenda Pakistan, disebutkan bahwa setan sendiri merasuki orang yang sedang tidur dan menyebabkan kelumpuhan tidur.

Wakan Tanka

Abenaki adalah suku asli Amerika yang tinggal di sekitar wilayah New England di Amerika Serikat sampai wilayah Quebec Selatan di Kanada.

Menurut mitos suku Abenaki, pada awalnya Roh Agung atau Wakan Tanka hidup dalam kekosongan di sebuah dunia yang tidak memiliki bentuk maupun fungsi. Dia pun memanggil Penyu Besar untuk membentuk daratan dunia, lalu menimbun tanah liat ke kulit Penyu tersebut untuk membuat gunung.

Ketika Roh Hebat terbangun, dia menemukan kalau mimpinya telah menciptakan semua binatang di Bumi, dan semakin dia melihatnya, ia semakin menyadari kalau semua hal di alam semesta ini sudah bergerak dengan harmoni yang indah.