7 Makna Kedatangan Burung Prenjak

7 Makna Kedatangan Burung Prenjak

7 Makna Kedatangan Burung Prenjak – Masyarakat Jawa mempunyai banyak sekali mitos yang berkaitan sangat erat terhadap lingkungan alam. Dan juga mereka sangat memperhatikan kejadian-kejadian yang sebagai pertanda dari alam sekitar. Burung prenjak adalah sejenis burung yang sering bertengger di pemukiman penduduk, berukuran kecil dengan ekor panjang dan memiliki warna kuning cerah.

Burung prenjak biasanya berukuran kecil dengan ekor panjang dan badan yang ramping. Ukuran tubuhnya berkisar 10 sampai 15 cm atau sampai 25 cm. Burung prenjak berkicau di siang hari antara pukul 10 siang hingga pukul 3 sore hari. Kicauannya khas, bersih dan nyaring. Berdasarkan primbon jawa burung ini memiliki mitos yang berhubungan dengan firasat kehidupan manusia. hal ini sudah dipercaya turun temurun oleh masyarakat di tanah jawa.

Burung prenjak dipercaya sudah turun temurun sebagai salah satu burung yang membawa pesan atau berita yang akan terjadi kemudian hari. Uniknya adalah, posisi di mana burung ini nyaring berkicau, menentukan makna tertentu. Pun berbeda waktu dan posisi terhadap rumah, maka beda pula pertanda yang akan terjadi.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Mitos Larangan Menunjuk di Kuburan

Mitos Weton Jodoh Ketemu 25 dalam Adat Jawa Sebabkan Kematian, Benarkah?

Arah Kedatangan Burung Prenjak Dan Maknanya

  • Bila berkicau dari arah sebelah barat rumah, maka akan terjadi perselisihan dirumah. Namun apabila posisinya di sebelah barat persis, maka penghuni rumah akan menemukan keluhuran pangkat.
  • Bila berkicau di sebelah utara rumah, maka rumah tersebut akan kedatangan tamu. Dan kemungkinan tamu yang dating adalah seseorang yang suka memberi nasehat. Namun bila kicauannya disebelah utara persis, maka aka nada banyak orang meninggal dunia
  • Bila berkicau di sebelah timur rumah, maka penghuni rumah akan mengalami musibah atau sakit.
  • Bila berkicau di sebelah timur laut, maka akan ada tamu yang berkunjung untuk menanyakan suatu persoalan.
  • Bila berkicau di atas rumah, maka akan mendapat rezeki berupa harta yang halal.
  • Bila berkicaui di sebelah selatan rumah, maka penghuni rumah tidak lama lagi akan kedatangan sanak saudara yang berkunjung.
  • Bila berkicau di atas gedung, maka akan ada kemungkinan bangunan tersebut mengalami musibah kebakaran.

Demikianlah beberapa makna kedatangan burung prenjak. Mengenai benar atau tidaknya mengenai makna tersebut, masyarakat telah mulai mempercayai hal tersebut sejak dulu. Dan beberapa primbon jawa membahas hal tersebut juga dengan hasil yang mungkin agak berbeda.

Namun semua makna kedatangan burung prenjak dengan suaranya yang khas tersebut juga bisa di artikan sebagai pengingat untuk tidak lupa bertasbih menyebut nama-Nya. Bahwa ternyata, seeokor burung pun ikut bertasbih lewat kicauannya pada sang Pencipta atas segala yang telah Ia ciptakan dan anugerahkan.