Kategori: Cerita Legenda

Mitos Candi Prambanan, Benarkah Pasangan yang Datang Kesana Akan Putus Cinta?

mitos candi prambanan

Mitos Candi Prambanan, Benarkah Pasangan yang Datang Kesana Akan Putus Cinta? –  Candi Prambanan adalah salah satu candi yang unik, diantaranya adalah karena keindahannya. Sejauh ini Candi Prambanan telah diklaim sebagai salah satu candi hindu tercantik di dunia. Candi Prambanan terletak di Kranggan, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi.

Candi Prambanan yang menjadi salah satu candi yang paling banyak dikunjungi di Indonesia ternyata menyimpan rahasia. Berawal dari cerita legenda Bandung Bondowoso yang jatuh cinta kepada Roro Jonggrang kemudian melamarnya namun sang putri menolak. Akhirnya putri Roro Jonggrang memutuskan untuk setuju dengan dua syarat. Bandung Bondowoso harus membangun sumur bernama Jalatunda dan membangun seribu candi dalam waktu semalam.

Bandung Bondowoso setuju. Dengan kekuatan supranaturalnya ia membangun sumur Jalatunda dengan cepat. Putri Roro Jonggrang kemudian mengelabui Bandung Bondowoso untuk masuk ke dalam sumur, kemudian Patih Gupolo menguburnya dengan batu. Namun pangeran Bandung Bondowoso mampu melarikan diri.

Untuk membangun seribu candi, Bandung Bondowoso bertapa dan memanggil bala bantuan iblis untuk membantunya. Dengan bantuan pasukan iblis, Bandung Bondowoso berhasil membangun 999 candi dan memulai pembangunan candi terakhir. Putri Roro Jonggrangpun meminta bantuan pelayan kerajaan untuk menyalakan api di timur dan mulai menumbuk nasi, untuk menandakan datangnya pagi. Para iblis yang takut akan datangnya pagi melarikan diri.

Bandung Bondowoso sangat marah ketika mengetahui trik Roro Jonggrang dan mengutuknya menjadi patung batu. Patung Roro Jonggrang inilah yang menjadi fitur candi ke seribu, melengkapi seribu candi yang ia bangun sebagai syarat menikahi Roro Jonggrang.

Lalu, dimanakah Roro Jonggrang Menurut Mitos Candi Prambanan?

Menurut legenda, Roro Jonggrang berada di ruang utara candi Prambanan. Patung Durga, istri dewa Siwa dianggap sebagai Roro Jonggrang. Hingga sekarang, tempat patung Durga tersebut disebut Candi Roro Jonggrang. 999 candi yang dibangun oleh Bandung Bondowoso disebut Candi Sewu.

Cerita inilah yang mendasari mitos Candi Prambanan yang mulai diketahui masyarakat. Dipercaya, banyak pasangan yang setelah mengunjungi Candi Prambanan akan putus cinta. Entah kebetulan atau tidak, memang banyak sekali pasangan kekasih yang mengaku putus cinta setelah berkunjung ke Candi Prambanan. Namun, banyak juga yang menyangkal mitos Candi Prambanan ini dan menganggap jika kejadian-kejadian putus cinta yang sering terjadi itu hanyalah kebetulan saja. Namun, para pasangan kekasih yang tinggal di Jogja biasanya lebih memilih menghindari Candi Prambanan ini sebelum benar-benar menikah. Pasalnya, mitos ini hanya berlaku bagi pasangan yang belum menikah.

Namun, sebenarnya ada yang tidak memahami dengan benar tentang mitos Candi Prambanan ini. Sebenarnya, mitos ini berlaku bagi pasangan yang belum menikah yang memasuki ruangan Roro Jonggrang bersama-sama. Sehingga, jika hanya berkunjung ke candi ini dan hanya berjalan-jalan saja maka tidak akan terjadi apa-apa. Sedangkan bagi pasangan yang sudah menikah justru dipercaya menjadi berkah jika masuk ke ruangan Roro Jonggrang. Pernikahannya akan langgeng dan semakin romantis dalam kehidupannya serta membuat keluarga menjadi lebih bahagia.

Kebenaran mitos Candi Prambanan ini tidak diketahui pasti benar atau tidaknya. Namun tak ada pasangan kekasih yang berani masuk ke dalam Candi. Umumnya hanya sampai pelatarannya saja. Karena mereka yang nekat masuk maka hubungannya akan putus sekalipun sudah bertunangan. Beberapa penduduk setempat ada yang telah membuktikannya. Saat sepasang kekasih yang sudah bertunangan pergi ke sana, tak berapa lama hubungan merekapun putus.

599 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Sejarah Prabu Siliwangi dan Mitos Maung Yang Melekat Pada Masyarakat Sunda

Sejarah Prabu Siliwangi dan Mitos Maung Yang Melekat Pada Masyarakat Sunda – Nama Siliwangi nampaknya tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, terlebih bagi warga Jawa Barat. Siliwangi adalah nama seorang penguasa tanah Pasundan pada jaman dahulu. Prabu Siliwangi seorang raja Pajajaran besar terpilih yang jago bertanding, sakti mandraguna, arif  serta bijaksana dalan memerintah rakyatnya. Prabu Siliwangi dikenal sebagai Sri Baduga Maharaja karena kehebatannya dalam membawa tanah Pajajaran menjadi sebuah kerajaan besar di Tanah Jawa waktu itu.

Beliau adalah putra dari Prabu Dewa Niskala putra Mahaprabu Niskala Wastu Kancana lahir 1401 M di Kawali Ciamis. Beliau mengawali pemerintahan zaman Pakuan Pajajaran Pasundan, dimana Prabu Siliwangi telah memerintah Kerajaan Sunda Galuh selama 39 tahun (1482-1521). Pada masa inilah Pakuan Pajajaran di Bogor mencapai puncak perkembangannya. Sejaran Prabu Siliwangi sendiri dikenal dengan pusaka Kujang nya serta khodam Macan putih.

Sejarah Prabu Siliwangi juga tak lepas dari arti namanya, yaitu berasal dari dua kata Silih dan wawangi. Silih artinya pengganti dan Wawangi adalah seorang nama Raja / Prabu, sehingga jika diartikan adalah Pengganti Prabu Wawangi. Prabu Siliwangi dikenal dengan kehebatan ilmu kanuragan maupun ilmu kepemimpinan. Bahkan dalam masa perjuangan bangsa Indonesia, nama Siliwangi selalu digunakan untuk menamai nama Pasukan Tentara atau prajurit agar lebih semangat dalam meraih kemenangan.

Sejarah Prabu Siliwangi dan Maung Putih

Dalam kebudayaan Tatar Sunda, maung atau harimau merupakan simbol yang melekat padanya. Beberapa hal yang berkaitan dengan kebudayaan dan eksistensi masyarakat Sunda dikorelasikan dengan simbol maung atau macan, baik simbol verbal maupun non-verbal. Misalnya, nama daerah (Cimacan), simbol Komando Daerah Militer (Kodam) Siliwangi, hingga julukan bagi klub sepak bola kebanggaan warga kota Bandung (Persib) yaitu dijuluki Maung Bandung. Lantas, bagaimana asal-muasal sejarah Prabu Siliwangi hingga melekatnya simbol maung pada masyarakat Sunda? Apa makna sesungguhnya dari simbol hewan berkuku dan bertaring tajam ini?

Simbol maung pada masyarakat Sunda erat kaitannya dengan legenda menghilangnya (nga-hyang) Prabu Siliwangi ( sejarah Prabu Siliwangi ) dan Kerajaan Pajajaran yang dipimpinnya. Dahulu kala terjadi penyerbuan pasukan Islam Banten dan Cirebon yang juga dipimpin oleh keturunan Prabu Siliwangi. Konon, sejarah Prabu Siliwangi mengatakan jika dirinya menghilang adalah untuk menghindari pertumpahan darah dengan anak cucunya yang telah memeluk Islam. Prabu Siliwangi beserta para pengikutnya yang masih setia memilih untuk tapadrawa di hutan sebelum akhirnya nga-hyang.

Berdasarkan kepercayaan yang hidup di sebagian masyarakat Sunda, sebelum Prabu Siliwangi nga-hyang / menghilang / moksa bersama para pengikutnya, beliau meninggalkan pesan atau wangsit yang dikemudian hari dikenal sebagai “Wangsit Siliwangi”.

Sejarah Wangsit Siliwangi

Wangsit Siliwangi yang terkenal di kalangan masyarakat Sunda adalah : “Lamun aing geus euweuh marengan sira, tuh deuleu tingkah polah maung”. Kisah mengenai wangsit ini telah menjadi semacam kisah yang sifatnya “tutur tinular” dari generasi ke generasi dalam masyarakat Sunda. Sehingga sulit dilacak dari mana sebenarnya cerita sejarah Prabu Siliwangi mengenai wangsit ini bermula.

Namun ada hal menarik berkaitan dengan kata-kata yang terkandung dalam wangsit Siliwangi tersebut. Kata-kata itu termasuk kategori bahasa sunda yang kasar bila merujuk pada strata bahasa yang digunakan oleh masyarakat Sunda Priangan (Undak Usuk Basa). Anehnya, Mengapa seorang raja yang terkenal arif dan sangat bijaksana itu berucap dalam bahasa yang tergolong kasar?

Bukti sejarah Prabu Siliwangi menunjukkan bahwa kemunculan undak usuk basa dalam masyarakat Sunda terjadi karena adanya hegemoni atau pencampuran budaya dan politik Mataram yang memang kental nuansa feodal, dan itu baru terjadi pada abad ke 17, beberapa abad pasca Prabu Siliwangi moksa atau nga-hyang.

Bagi masayarakat Sunda, Wangsit Siliwangi ini filosofi kehidupan dan menjadi semacam keyakinan bahwa Prabu Siliwangi telah berubah / menjelma menjadi maung (harimau) setelah tapadrawa (bertapa hingga akhir hidup) di hutan belantara. Yang menjadi pertanyaan besa adalah apakah memang pernyataan atau wangsit Siliwangi itu bermakna sebenarnya ataukah hanya kiasan?

Realitasnya, hingga kini masih banyak masyarakat Sunda (bahkan juga yang non-Sunda) meyakini metamorfosa Prabu Siliwangi menjadi harimau putih atau macan putih. Selain itu, wangsit tersebut juga menjadi pedoman hidup bagi sebagian orang Sunda yang menganggap sifat-sifat maung seperti pemberani dan tegas, namun sangat menyayangi keluarga sebagai lelaku yang harus dijalani dalam kehidupan nyata. Itulah beberapa filosifi yang melambangkan sifat asli dari Prabu Siliwangi semasa hidupnya.

Dari sini kita melihat terungkapnya sistem nilai dari simbol maung dalam masyarakat Sunda. Ternyata maung yang memiliki sifat-sifat seperti yang telah disebutkan sebelumnya menyimpan suatu tata nilai yang terdapat pada kebudayaan masyarakat Sunda, khususnya yang berkaitan dengan aspek perilaku (behaviour). Itulah sejarah Prabu Siliwangi yang dapat kami sampaikan beserta kisah sejarah dan mitos maung putih pada masyarakat sunda. Semoga bermanfaat, BARAKALLAH.

4,116 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Misteri Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul dan Suara Ghaib Gamelan

Misteri Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul dan Suara Ghaib Gamelan – Selain Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu, ada sebuah air terjun yang tak kalah popular yang sangat ramai dikunjungi banyak orang. Air terjun tersebut sering dinamakan Air Terjun Sri Gethuk yang terletak di Gunung Kidul, Bantul, Yogyakarta. Disana ditemukan pemandangan alam yang begitu asri dan mempesona dengan airnya yang jernih dan pohon yang menghijau. Namun dibalik pemandangan indahnya, ada banyak desas desus yang menunjukkan adanya mitos dan misteri Air terjun Sri Getuk.

Misteri yang sama dengan Alas Purwo, bahwa Air Terjun Sri Gethuk juga disebut sebagai pusatnya kerajaan jin atau kerajaan ghaib yang dipenuhi dengan para jin. Air Terjun Sri Gethuk tepat berada di Dusun Menggoran, Bleberan Playen, Gunung Kidul, yang mana area Gunung Kidul ini dipercaya menjadi salah satu wilayah angker dan cukup keramat.

Kisah Misteri Air Terjun Sri Gethuk

Misteri Air Terjun Sri Gethuk ini dipercaya karena pada zaman dahulu dikenal sebuah nama Slempet yang menjadi legenda dari desa Bleberan. Banyak orang berpendapat bahwa disana menjadi salah satu tempat kerajaan Jin yang cukup angker. Di Air Terjun itulah semua mahkluk ghaib akan berkumpul, yang dipimpin oleh jin Anggo Meduro merupakan raja Jin. Semua Jin disana tunduk dan takut kepada Anggo Meduro.

Sebagai raja Jin, ternyata Anggo Meduro menyukai suatu hal yang unik seperti gamelan, kesenian Jawa maupun karawitan. Memang sedikit aneh, entah mengapa Anggo Meduro sangat menyukai hal hal yang berbau kesenian tradisional yang jelas tentu ada asal usulnya. Sebab itulah, misteri Air Terjun Sri Gethuk dipenuhi dengan kabar bahwa apabila disana para pengunjung seringkali mendengar suara – suara seperti gamelan, akan tetapi tidak ada orang yang memainkannya. Hal ini dipercaya bahwa Jin Anggo Meduro lah yang telah memainkannya. Sang Raja Jin kerap hadir di Area Air Terjun Sri Gethuk untuk menyalurkan hobi nya memainkan gamelan.

Banyak orang berpendapat bahwa gamelan itu juga berasal dari Alam Ghaib yang artinya manusia biasa tidak bisa melihat alat gamelan tersebut kecuali orang yang memiliki ilmu kebatinan atau Ilmu Mata Batin. Alat gaib itu akan di simpan salah satu dari dua tempat, yang pertama di Sri Gethuk dan yang kedua di Mergangsan. Kedua tempat itu menjadi tempat gaib menyimpan alat ghaib seperti gamelan yang di simpan sendiri oleh Anggo Meduro. Menurut beberapa orang berpendapat bahwa konon suatu tempat untuk menyimpan instrumen gamelan dengan nama yakni Gethuk. Itulah mengapa air terjun ini dikenal dengan nama AIR TERJUN SRI GETHUK.

Itulah kisah misteri Air Terjun Sri Gethuk di Gunung Kidul Yogyakarta, semoga bermanfaat untuk anda. BARAKALLAH.

 

4,328 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Misteri Alas Roban Di Batang Jawa Tengah, Hutan Angker Pembuangan Mayat

Misteri Alas Roban Di Batang Jawa Tengah, Hutan Angker Pembuangan Mayat – Selain Alas Purwo ada salah satu hutan yang menjadi pusatnya hal mistis dan cerita angker. Bukan sebagai kerajaan Jin seperti halnya Alas Purwo, namun Alas Roban adalah tempat angker yang menjadi tempat berkumpulnya makhluk halus yang bukan bangsa jin. Alas Roban adalah sebuah hutan belantara yang terletak di kawasan Batang, Jawa Tengah. Dikatakan sebagai hutan angker karena Alas Roban juga memiliki serentetan kisah mistis yang mengerikan. Bagaimana kisah misteri Alas Roban? Berikut penuturannya.

Sebagian besar orang telah melihat berbagai penampakan hantu dan roh halus di kawasan Alas Roban, dan menurut cerita masyarakat sekitar Alas Roban memang kerap kali menjadi tempat berkumpulnya hantu seperti kuntilanak, Sundel bolong, pocong, kolong wewe, wewe gombel, dan berbagai jenis hantu menyeramkan lainnya. Misteri Alas Roban berasal dari masa lampau, dimana pada jaman dahulu Alas Roban menjadi pusat pembuangan mayat.

Awal Mula Kisah Misteri Alas Roban

Masyarakat umumnya mengetahui bahwa Alas Roban adalah sebuah jalan raya yang banyak di lalui oleh kendaraan roda empat. Dibanding roda dua, roda empat lebih sering melewati kawasan ini. Salah satu kendaraan yang banyak melewati jalan tersebut yakni bus. Apabila anda melewati area Alas Roban ini maka anda akan merasakan jalan yang berliku – liku yang di kelilingin hutan lebat. Maka tidak heran jika anda melewati rute jalan tersebut akan terkesan seram dan senyap.

Alas Roban inilah yang menjadi sumber berkumpulnya penampakan hantu, dan bagi siapa saja yang melewati area ini terlebih di malam hari pasti akan diperlihatkan wujud mereka. Kisah Misteri Alas Roban ini terjadi karena Konon mayat orang yang sudah meninggal bukan di kuburkan melainkan di buang ke tempat itu. Entah cerita ini benar atau tidak, akan tetapi cukup wajar apabila disana sering terdapat penampakan Hantu. Hal ini mungkin karena arwahnya masih gentayangan karena meninggal tidak dengan cara wajar.

Selain itu banyak orang mengalami kecelakaan di kawasan ini. Banyak orang mengaku berjumpa dengan Kuntilanak yang mengenakan pakaian serba putih dengan rambut menjuntai ke bawah dan tergerai berantakan. Wajah mereka pucat dengan lingkaran hitam di bawah matanya. Orang yang lewat di kawasan ini mengaku merinding dan tak tau harus berbuat apa ketika melihat penampakan penampakan tersebut.

Kisah Pak Rahman, Saksi Kisah Misteri Alas Roban

Ada salah satu kisah yang menceritakan bagaimana kisah misteri Alas Roban yang memang sangat menyeramkan. Kisah ini terjadi ketika Pak Rahman melewati alas Roban. Disana beliau berhenti sejenak di pinggir jalan karena ingin buang air kecil. Tiba tiba beliau mendengar suara orang memanggilnya dengan begitu nyata di telinga. Namun nyatanya disekeliling tak ada satupun orang. Dirinya pun bergidik merinding.

Saat Pak Rahman ingin menyalakan motor, namun tiba – tiba terdapat sosok wanita berambut panjang dan berbaju putih di atas pohon. Dia pun selalu menatap dan matanya besinar seperti mata kucing. Mungkin karena si hantu ini tidak suka tempatnya digunakan untuk kencing sembarangan. Maka dari itu pelajaran yang dapat diambil adalah jangan buang air kecil sembarangan di area yang angker apalagi terkenal dengan kisah misterinya.

Itulah kisah misteri Alas Roban Jawa Tengah yang cukup menyeramkan. Semoga bermanfaat, BARAKALLAH.

 

3,912 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Mitos Lagu Lingsir Wengi, Misteri Lagu Pengundang Kuntilanak

Mitos Lagu Lingsir Wengi, Misteri Lagu Pengundang Kuntilanak – Pernahkah anda mendengar tentang Lagu Lingsir Wengi? Sebuah lagu yang liriknya saja sudah membuat bulu kuduk merinding apalagi mendengar iramanya yang serem. Lagu tersebut merupakan lagu yang cukup sarat akan mistis dan cerita klenik. Konon orang mengatakan jika seseorang menyanyikan lagu ini apalagi di malam hari maka akan datang makhluk makhluk ghaib yang menyeramkan. Salah satunya adalah hantu Kuntilanak. Bagaimana awal kisah misteri dan mitos lagu lingsir wengi yang dikatakan sebagai Lagu Pengundang Kuntilanak?

Pada dasarnya lagu ini adalah ciptaan dari Kanjeng Sunan Kalijaga. Lagu ini sangat terkenal pada jaman dahulu (pada jaman wali). Pada jaman dahulu lagu ini merupakan lagu pengantar tidur bagi orang tua untuk anak-anaknya.Namun mengapa mitos lagu Lingsir Wengi menjadi lebih ke arah horror atau mistis? Berikut penuturan kisah mitos Lagu Pengundang Kuntilanak, “Lingsir Wengi”

Lirik atau Syair Lagu Lingsir Wengi

Sebelum anda mengetahui bagaimana awal kisah mitos Lagu Lingsir wengi maka anda perlu tahu dulu bagaimanakah lirik asli dari Lagu ciptaan Sunan Kalijaga ini.

Lingsir Wengi

Lingsir wengi

Sepi durung biso nendro

Kagodho mring wewayang

Kang ngreridhu ati

Kawitane

Mung sembrono njur kulino

Ra ngiro yen bakal nuwuhke tresno

Nanging duh tibane aku dewe kang nemahi

Nandang bronto

Kadung loro

Sambat-sambat sopo

Rino wengi

Sing tak puji ojo lali

Janjine mugo biso tak ugemi

ARTINYA DALAM BAHASA INDONESIA :

Menjelang Tengah Malam

saat menjelang tengah malam

sepi tidak bisa tidur

tergoda bayanganmu

di dalam hatiku

permulaanya

hanya bercanda kemudian terjadi

tidak mengira akan jadi cinta

kalau sudah saatnya akan terjadi pada diriku

menderita sakit cinta(jatuh cinta)

aku harus mengeluh kepada siapa

siang dan malam

yang saya cinta jangan lupakan ku

janjinya kuharap tak diingkari

Sedangkan durmo (bagian macapat) Lingsir Wengi yang dinyanyikan di film kuntilanak memiliki lirik seperti ini :

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno

Ojo Tangi nggonmu guling

Awas jo ngetoro

Aku lagi bang wingo wingo

Jin setan kang tak utusi

Jin setan kang tak utusi

Dadyo sebarang

Wojo lelayu sebet

DALAM BAHASA INDONESIA ARTINYA :

Menjelang malam, dirimu(bayangmu) mulai sirna

Jangan terbangun dari tidurmu

Awas, jangan terlihat (memperlihatkan diri)

Aku sedang gelisah,

Jin setan ku perintahkan

Jadilah apapun juga,

Namun jangan membawa maut

Benarkah Lagu Lingsir Wengi Pengundang Kuntilanak?

Dan ternyata mitos Lagu Lingsir Wengi yang sering disebut orang sebagai lagu pengundang Kuntilanak adalah plesetan dari lagu ciptaan Sunan Kalijaga yang asli. Padahal beliau sunan kalijaga mincipatakan sebuah kidung tersebut untuk unen-unen dalam masyarakat Jawa yakni oleh umat muslim sebagai pengganti wirid dzikir sehabis menunaikan sholat tahajud.

Secara Eksplisit Lagu Lingsir Wengi memiliki khasiat yang memang menjadi tujuan si pencipta yaitu Sunan Kalijaga dimana fungsinya atau tujuannya adalah untuk :

  1. Pelet
  2. Santet
  3. Teluh atau Tenung
  4. Cepat dapat jodoh bagi umur yang sudah wajib untuk menikah.
  5. Memperlancar cita cita mulia serta luhur serta mengabulkan hajat yang baik.
  6. Pembebas semua benda seperti membantu menyembuhkan penyakit.

Lalu, bagaimana menurut anda apakah mitos Lagu Lingsir Wengi sebagai pengundang kuntilanak benar adanya? Iya memang benar jika lirik yang dinyanyikan adalah lirik plesetan namun jika lirik aslinya sama sekali tidak ada unsur pemanggil setan / kuntilanak.

Demikian mitos tentang lagu lingsir wengi sebagai pemanggil kuntilanak, semoga bermanfaat untuk anda, BARAKALLAH.

2,390 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

7 Mitos Kejatuhan Cicak di Kepala, Benarkah Tanda Kesialan?

7 Mitos Kejatuhan Cicak di Kepala, Benarkah Tanda Kesialan? – Cicak adalah sejenis hewan melata yang keberadaannya tidak membahayakan orang. Cicak termasuk hewan kecil dan tidak memiliki senjata apapun pada dirinya. Tak memiliki sengat, tak memiliki racun ataupun bisa layaknya ular. Cicak adalah hewan yang dipercaya membawa kesialan bila jatuh di kepala. Benarkah demikian? Banyak versi cerita tentang mitos kejatuhan cicak di kepala menurut orang tua jaman dahulu / nenek moyang masyarakat Jawa.

Pernahkah anda mendengar tentang mitos kejatuhan cicak diatas kepala? Memang mitos dan cerita misteri tersebut merupakan salah satu cerita yang paling banyak di bicarakan oleh masyarakat. Bahkan sebagian orang masih ada yang percaya jika kejatuhan cicak terutama di atas kepala, maka akan mendapatkan kesialan bagi orang tersebut salah satunya yaitu rezeki seret, susah mendapatkan uang dan selalu ketiban sial dalam bekerja. Lalu apa saja mitos kejatuhan cicak? Ini dia penjelasannya!

7 Mitos Kejatuhan Cicak Versi Jawa Kuno

Orang jawa kuno menyatakan beberapa mitos kejatuhan cicak di kepala atau dianggota badan lainnya. Bagi anda yang penasaran atau hanya sekedar ingin tahu mitos dan misteri kejatuhan cicak di kepala, pada kaki kiri maupun punggung kanan maka ini dia ulasannya :

Mengalami Kesialan Hidup

Mitos kejatuhan cicak yang pertama adalah selalu mendapatkan sial dalam hidup. Kesialan akan selalu menimpanya dimanapun berada. Entah dari kapan dan bagaimana ceritanya orang bisa mempercayai bahwa ketiban cicak adalah tandanya akan ketiban sial. Namun kebanyakan orang yang kejatuhan cicak pasti merasa takut akan terjadi hal buruk pada hidupnya. Salah satu hal mengerikan adalah terjadinya kesialan berupa kecelakaan.

Rezeki Seret

Mitos kejatuhan cicak berikutnya adalah orang yang mengalaminya akan mendapatkan rezeki yang sulit atau seret. Mereka akan susah mencari uang, pekerjaanpun seakan selalu terhambat. Bahkan sebagian orang ada yang merasakan kehilangan pekerjaan akibat peristiwa jatuhnya cicak di kepala ini. Entah kebetulan atau memang benar adanya mitos tersebut. Yang pasti orang percaya akan hal ini.

Ada anggota keluarga yang meninggal

Salah satu mitos kejatuhan cicak paling mengerikan adalah akan adanya salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia. Mati dan hidup manusia sejatinya memang ada di tangan Allah SWT namun mengapa mitos ini masih saja dipercaya? Akan tetapi tak bisa diabaikan memang, bahwa ada kisah seorang pria yang kejatuhan cicak di punggung kanannya dan tak lama setelah peristiwa itu ibunya yang tengah sakit sakitan pun meninggal. Ini menandakan bahwa kejatuhan cicak tadi hanyalah sebuah pertanda, jadi bukan penyebab meninggalnya sang ibu. Silahkan anda simpulkan sendiri bila suatu saat anda kejatuhan cicak di bagian punggung kanan anda. Jangan berpikir negatif lebih dulu.

Menabrak mobil

Mitos kejatuhan cicak yang satu ini juga cukup mengerikan, katanya ini menjadi tanda bahwa akan terjadi kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Pernah ada suatu kisah, seorang wanta kejatuhan cicak di bagian kepalanya. Adiknya juga mengalami hal yang sama pada kepala. Lalu kemudian besoknya wanita itu menabrak mobil, saat itu wanita tersebut naik kendaraan motor tidak kencang, untungnya dia hanya lecet. Sesudah kejadian itu dalam beberapa hari kakek wanita itu di kabarkan meninggal dunia. Namun wanita itu percaya bahwa kakeknya meninggal dan dia  menabrak mobil itu bukan karena jatuhnya cicak tadi malam. Namun lebih baik alangkah baiknya untuk lebih berhati-hati apabila anda mengalami kejadian seperti wanita tadi.

Sang Ibu Meninggal

Ada sebuah mitos kejatuhan cicak yang sangat ngeri lagi yaitu ibu kita akan meninggal bila kita kejatuhan cicak di kaki. Banyak orang mengalami hal ini bahwa setelah beberapa hari peristiwa kejatuhan cicak itu sang ibu dikabarkan meninggal dunia. Hal ini memang bukan sebuah hal pasti, namun serahkanlah segalanya pada Tuhan. Manusia hanya merencanakan dan Tuhan lah yang menentuakan. Hidup mati seseorang bukan berada di tangan cicak tapi di tangan sang Maha Pencipta cicak itu yaitu Allah SWT.


Cara Mengatasi Mitos Kejatuhan Cicak

Bagi anda yang saat ini sedang dilanda rasa takut maupun khawatir apabila jatuhnya cicak di kaki kiri, punggung kanan, kejatuhan di kepala akan mendatangkan kesialan bagi diri sendiri maupun keluarga, maka hal yang dapat kita lakukan adalah lebih berhati – hati lagi ke depannya. Banyak berdoa kepada Allah dan yang pasti harus mendekatkan diri kepada-NYA.

Misalnya apabila kita keluar rumah mengendarai motor, maka sebaiknya lebih berhati –hati seperti mengendarai motor tidak terlalu kencang. Selain itu juga tidak lupa juga berdoa dengan kepercayaan masing-masing, karena berdoa adalah cara yang paling ampuh untuk menetralisir pertanda buruk. Agar apa yang kita takutkan tidak menjadi kenyataan.

Itulah beberapa mitos kejatuhan cicak yang dapat kami sampaikan. Anda boleh percaya boleh tidak yang pasti kami memaparkan sesuai dengan apa yang kami tahu dari mulut ke mulut dan cerita para orang tua. SEMOGA BERMANFAAT UNTUK ANDA, BARAKALLAH.

 

4,521 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

7 Mitos dan Misteri Alas Purwo Sebagai Pusat Kerajaan Jin

7 Mitos dan Misteri Alas Purwo Sebagai Pusat Kerajaan Jin – Alas Purwo terletak di daerah Banyuwangi Jawa Timur. Alas Purwo adalah sebutan untuk sebuah hutan belantara yang terbentang dengan pohon pohonnya yang liar. Nampak dari luar saja hutan ini sangat angker, aura negatif langsung terasa tatkala kita memasuki wilayah Alas Purwo. Santer terdengar sebuah berita bahwa hutan ini dijadikan sebagai pusat Kerajaan Jin, sebuah Kerajaan ghaib yang besar yang ada di wilayah daratan sementara Pantai Selatan adalah Kerajaan ghab yang ada di wilayah lautan.

Mitos dan Misteri Alas Purwo juga melegenda mengingat tempat ini juga menjadi salah satu kerajaan Jin yang angker. Alas Purwo sebenarnya adalah sebuah taman Nasional, yang tepatnya terletak di Kecamatan Purwoharjo, Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur. Namun taman Nasional ini kemudian berubah nama menjadi Alas Purwo. Hal tersebut karena taman nasional tersebut merupakan salah satu hutan tertua di Pulau Jawa.sebab itulah banyak orang menamakannya sebagai Hutan Keramat.

7 Misteri Alas Purwo Banyuwangi

Apa saja kisah misteri Alas Purwo yang membuat bulu kuduk merinding? Ada beberapa kisah misteri yang menyatakan bahwa Alas Purwo ini sebagai pusatnya Kerajaan Jin di wilayah tanah Jawa. Adapun kisahnya, adalah sebagai berikut :

Adanya Pintu Masuk Dimensi Ghaib

Sebagai kerajaan Jin tentunya Alas Purwo memiliki sebuah pintu gerbang menuju ke kerajaan jin tersebut. Hal ini ditunjukkan dari misteri Alas Purwo tentang kisah Purwa Kala, yang menurut cerita masyarakat setempat barang siapa yang menelusuri hutan ini dan tersesat di dalamnya jika ia sampai melewati Purwa Kala maka ia akan masuk pada dimensi ghaib. Dia tak bisa kembali kea lam nyata dan akan menjadi budak / bagian dari kerajaan Jin disana. Maka dari itu diharapkan berhati hati jika ada di kawasan alas Purwo ini.

Tempat Bertapa dan Menampa Ilmu Supranatural

Banyak sekali paranormal sakti yang mendatangi alas purwo untuk bertapa. Tujuannya adalah untuk  mengasah kemampuan spiritual dan supranatural mereka. Kekuatan tersebut akan terkumpul seiring dengan pertapaan mereka di dalam goa goa alas Purwo. Bukan berarti mereka mendapatkan bantuan ghaib dari Raja Jin, tempat ini memang diyakini mengandung banyak energi aura yang dapat dikumpulkan melalui meditasi / pertapaan.

Misteri Alas Purwo yang satu ini cukup terkenal sehingga banyak masyarakat biasa pun mencoba belajar ilmu supranatural di kawasan ini. Tak heran bila di dalam goa goa wilayah Alas Purwo ini ada banyak sesajen dan bau kemenyan yang cukup menyengat.

Tempat Pesugihan

Misteri Alas Purwo selanjutnya adalah sebagai tempat pesugihan yang banyak didatangi orang. Mungkin alasan mengapa dijadikan tempat pesugihan adalah karena Alas Purwo menjadi pusat kerajaan Jin, sehingga orang melakukan pesugihan untuk meminta rezeki dari penunggu mahkluk ghaib. Padahal cara ini amatlah keliru, banyak cara mendapatkan pesugihan yang mudah dan tanpa tumbal. CARANYA KLIK DISINI!

Terdapat Makam Keramat

Di dalam kawasan Alas Purwo juga dipercaya bersemayam sebuah makam keramat. Dimana makam itu yang ceritanya terdapat sebuah pusaka yang sudah di jaga oleh perajurit sejak zaman dahulu, mungkin makhluk ghaib itu umurnya sudah ratusan tahun. Tak heran juga banyak paranormal berdatangan dan berusaha melakukan penarikan penarikan pusaka ghaib di kawasan ini.

Tempat Mencari Ketenangan Batin

Meski misteri alas purwo membuat bulu kita merinding namun ternyata alas purwo menjadi salah satu tempat yang menenangkan. Banyak orang pintar mendatangi tempat ini untuk mencari wangsit, mencari ketenangan batin. Bahkan konon Alas Purwo juga pernah didatangi oleh Presiden Soekarno. Memang wajar apabila didatangi oleh presiden, akan tetapi presiden Soekarno bukan hanya sekedar berkunjung saja, melainkan untuk mencari ketenangan batin disana. Saat beliau menghadapi masalah negara yang cukup rumit bahkan beliau bersedia mencari wangsit di Alas Purwo.

Larangan Membawa Barang

Misteri alas Purwo selanjutnya adalah tentang larangan membawa barang. Memang mitos yang satu ini sedikit orang yang membicarakannya. Namun apabila mitos ini dilanggar maka orang tersebut akan jatuh sakit. Akan tetapi banyak orang yang tidak tahu barang apa yang tidak boleh di bawa ketika anda sedang berkunjung.

Banyak Terjadi Penampakan Hantu

Banyak orang yang menyebut bahwa Alas Purwo adalah salah satu pusat berkumpulnya mahkluk ghaib, oleh karena itu masyarakat banyak yang mengatakan bahwa terdapat kerajaan Jin disana. Sedikit banyak, orang orang yang berkunjung disana tidak sengaja melihat penampakan hantu sehingga kini Alas Purwo terkenal dengan keangkerannya.

Itulah 7 misteri Alas Purwo yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk anda, BARAKALLAH.

 

3,054 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini