Bulan: Februari 2015

Asal Usul dan Sejarah Keris di Indonesia

Asal Usul dan Sejarah Keris di Indonesia – Keris diprediksikan sudah dipakai di Indonesia terutama oleh orang-orang Jawa seputar era ke-9 Masehi. Hal yang membuktikannya yaitu salah satu panel relief Candi Borobudur dari era ke-9 menunjukkan seorang memegang benda yang mirip keris, walau demikian belum mempunyai derajat kecondongan serta hulu/deder nya masih tetap menyatu dengan bilah senjata. Senjata ini juga disangka adalah senjata tajam peninggalan Kebudayaan Dongson (Vietnam) serta Tiongkok Kuno.

Keris diperkirakan masuk dari tiongkok lewat dongson lalu masuk nusantara. Sangkaan itu bisa saja lantaran ada kemiripan bentuk dengan senjata yang datang dari dua kebudayaan itu. Di saat itu senjata ini juga dianggap benda yang suci, karenanya pemakaiannya bukan sekedar dipakai dalam peperangan atau juga sebagai senjata saja namun sebagai pelengkap sesaji.

Mulai sejak saat itu, keris jadi salah satu benda yang diakui memilki kemampuan spiritual hingga mesti dikerjakan ritual penghormatan atau Benda Ghaib. Penghormatan pada benda-benda garapan logam disangka adalah dampak dari kebudayaan India (Siwaisme). Hal semacam ini dikuatkan oleh penemuan dari Prasasti Dakuwu dari era ke-6 yang tunjukkan ikonografi India yang menghadirkan wesi aji seperti trisula, kudhi, arit, serta keris sombro.

Sejarah KerisDalam perubahannya, penemuan Prasasti Karangtengah dari th. 824 Masehi mengatakan arti keris dalam satu daftar peralatan sedang Prasasti Poh di 904 M menyebutkan sebagai sisi dari sesaji dalam ritual persembahan. Walau demikian, info itu belum dapat di pastikan bahwa keris yang disebut dalam ke-2 prasasti itu di kenal saat ini. Dalam pengetahuan perkerisan jawa (padhuwungan) pada masa kediri-singasari adalah keris budha atau sombro.

Beberapa ilmuwan meyakini bahwa keris budha yaitu bentuk awal saat sebelum di temukan bentuk yang lebih khas. Bentuk keris pada saat itu serupa dengan belati style india. Berdasar pada catatan Ma Huan dari th. 1416 yang disebut angggota ekspedisi ceng ho mengatakan “Orang-orang ini Majapahit senantiasa kenakan pu-la-t ou (belati? atau beladau?) yang diselipkan pada ikat pinggang yang terbuat dari baja, dengan pola yang rumit serta bergaris-garis halus pada daunnya. Hulunya terbuat dari emas, cula, atau gading yang diukir berupa manusia atau muka raksasa dengan garapan yang sangatlah halus serta rajin.

Hal semacam ini memberikan indikasi bahwa keris adalah senjata yang senantiasa digunakan oleh orang-orang waktu itu membuat perlindungan diri. Bersamaan dengan perubahannya, pada era ke 14 keris beroleh memiliki bentuk yang lebih khas atau lebih pribumi. Sebagian senjata ini diyakini oleh masyarakat jawa memiliki kekuatan karena makhluk yang bersemayam didalamnya seperti halnya Benda Ghaib. Untuk lebih jelasnya mengenai Benda Ghaib bisa anda kunjungi “ Benda Ghaib”.

2,218 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Sejarah Ilmu pengasihan sebagai Ilmu Legenda di Indonesia

Sejarah Ilmu pengasihan sebagai Ilmu Legenda di Indonesia Ilmu Pengasihan, Pelet adalah ilmu yang sudah ada sejak jaman dahulu. Ilmu pelet dulu di ciptakan oleh Ki Buyut Mangun Tapa dengan tujuan kebaikan untuk orang-orang yang membutuhkan dan sebagai pembelajaran mengenai hal Asmara dan percintaan. Kemudian dijadikanlah sebuah buku dan diberi nama Kitab Mantra Asmara. Namun buku itu telah direbut oleh seseorang yang kita kenal dengan sebutan nini Pelet. Ilmu yang di ciptakan oleh ki Buyut Mangun Tapa itu di salah gunakan oleh Nini Pelet.

Ilmu Pengasihan, ilmu pelet merupakan Ilmu yang dicptakan untuk masalah Asmara dengan tujuan yang baik. Cinta yaitu kata yang senantiasa ada di kehidupan keseharian. Cinta pada keluarga, istri, anak serta cinta lingkungan. Tetapi Pengetahuan pengasihan yang di maksud kesempatan ini yaitu perihal cinta pada pasangan. Menjalin kasih sayang, cinta serta kalimat indah lain yaitu idaman untuk kebanyakan orang. Dapat menyukai seorang merupakan keindahan serta di cintai orang yang kita sayangi adalah kebahagiaan. Keduanya sama saja kebahagiaan.

Walaupun tidak dapat mempunyai seorang yang kita cintai, bila lihat dia bahagia kita juga terasa bahagia. Tetapi seorang kadang-kadang terasa cemburu, geram lantaran si dia dekat dengan orang lain. Atau seorang yang geram, sedih serta sakit hati lantaran cinta yang bertepuk sebelah tangan. Terasa kesepian walaupun berdiri di dalam pasar. Terasa sendiri walaupun tawa bergemuruh di telinganya.

Ilmu PengasihanPengetahuan pengasihan diperuntukan pada mereka, beberapa orang yang alami persoalan dalam percintaan. Hal seperti itu dapat di pengaruhi oleh aspek dalam diri seseorng itu sendiri, ntah lantaran yakin dirinya yang kurang atau terasa dirinya tak baik untuk dia. Namun orang yang telah senantiasa berupaya dengan yakin diri yang kuatpun tergadang masih tetap tidak berhasil untuk memperoleh cintanya.

Cinta memanglah sulit disangka, namun terkecuali aspek itu, hal itu berlangsung lantaran jodohnya yang jauh hingga sulit menemukannya. Pengetahuan Pengasihan bermanfaat untuk mendekatkan jodoh yang jauh, istri yang sudah meninggalkannya atau pacar. Sampai kini pengasihan dipandang negatif oleh orang-orang. Di balik seluruhnya kenegatifan itu, nyatanya pengasihan sangat-sangat menolong untuk beberapa orang yang memerlukan.

Banyak beragam jenis pengetahuan pengasihan yang ada. Dengan pengetahuan pengasihan, orang yang kita cintai bakal terasa nyaman pada kita. Yang pada awal mulanya dia terasa kita banyak kekurangan, dengan pengetahuan pengasihan si dia bakal lihat keunggulan kita dari pada kekurangan. Sedikit demi sedikit hingga dapat menerima semua keadaan kita dari kekurangan terlebih keunggulan kita.

Itu merupakan salah satu manfaat pengetahuan pengasihan untuk asmara pada pacar, gebetan, istri atau suami. Untuk lebih detilnya perihal Ilmu-ilmu pengasihan dapat anda kunjungi “ Ilmu Pengasihan “.

1,344 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Mengenal Walisongo dan Kisah Asal Usulnya

Mengenal Walisongo dan Kisah Asal Usulnya – Walisongo merupakan sebuah majelis dakwah yang pertama kali. Kisah Walisongo diawali dari Wali songo yang didirikan oleh Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) pada tahun 1404 Masehi (808 Hijriah). Anggota majelis dakwah Walisongo saat itu antara lain: Maulana Malik Ibrahim sendiri, Maulana Ishaq (Sunan Wali Lanang), Maulana Ahmad Jumadil Kubro (Sunan Kubrawi); Maulana Muhammad Al-Maghrabi (Sunan Maghribi); Maulana Malik Isra’il (dari Champa), Maulana Muhammad Ali Akbar, Maulana Hasanuddin, Maulana ‘Aliyuddin, dan Syekh Subakir. Dari nama para Walisongo tersebut, terdapat sembilan nama yang dikenal masyarakat sebagai anggota Walisongo yang paling terkenal, ialah :

  • Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim – Gapura Wetan, Gresik
  • Sunan Ampel atau Raden Rahmat – Ampeldenta, Surabaya
  • Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim – Tuban
  • Sunan Drajat atau Raden Qasim – Paciran
  • Sunan Kudus atau Ja’far Shadiq -Kudus
  • Sunan Giri atau Raden Paku atau Ainul Yaqin – Giri, Gresik
  • Sunan Kalijaga atau Raden Said – Kadilangu, Demak
  • Sunan Muria atau Raden Umar Said – Kolo, Gunung Muria
  • Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah – Gunung Sembung, Cirebon

Maulana Malik Ibrahim merupakan anggota tertua. Sunan Ampel merupakan anak Maulana Malik Ibrahim. Sunan Giri adalah anak saudara dari Maulana Malik Ibrahim yang merupakan sepupu Sunan Ampel. Sunan Bonang dan Sunan Drajad adalah anak dari Sunan Ampel. Sunan Kalijaga merupakan sahabat dan sekaligus murid dari Sunan Bonang. Sunan Muria anak dari Sunan Kalijaga. Sunan Kudus murid dari Sunan Kalijaga. Sunan Gunung Jati adalah sahabat para Sunan lain, kecuali Maulana Malik Ibrahim yang sudah lebih dahulu meninggal.

Beliau-beliau menyebarkan agama Islam dengan cara halus dan tidak langsung melarang adat-istiadat jawa yang pada saat itu sebagian berlainan dengan ajaran Islam. Beberapa walisongo mempunyai ilmu-ilmu tertentu. Ilmu-ilmu diperoleh karena taqwa dan keimanan beliau-beliau yang sangat tinggi dan mendekatkan diri selalu kepada Allah SWT. Setiap saat berzikir dan wilid hanya kepada Allah SWT.

Makam-makan Walisongo hingga sekarangpun tidak pernah sepi dari pengunjung dan peziarah. Semoga sejarah tersebut membuat kita lebih ingin selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Sebagai referensi agar selalu ingat kepada-Nya dan lebih rajin beribadah, bisa anda kunjungi >> “ Tasbih Karomah”.

1,272 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Batu Menangis Cerita Legenda Kalimantan

Batu Menangis Cerita Legenda Kalimantan – Legenda Batu Menangis adalah cerita rakyat dari kalimantan. Didaerah Kamantan di sebuah bukit yang jauh dari desa, hiduplah seorang janda miskin. Janda ini mempunyai anak yang begitu cantik mempesona. Kulitnya yang putih dan rambut hitam panjang lurus terurai membuat para lelaki jatuh hati padanya. Namun, kecantikannya hanya ada pada fisiknya, sedangkan hatinya tidaklah begitu.

Anak gadis ini mempunyai perilaku yang buruk. Kerjaan setiap harinya hanya bersolek merawat tubuhnya agar tetap terlihat cantik. Dia tidak pernah membantu ibunya dan hanya bermalas-malasan. Dia juga anak yang sangat manja, tanpa memandang keadaan ibunya. Setiap kali mempunyai keinginan harus dipenuhi, padahal ibunya yang miskin itu membanting tulang setiap hari untuk mencari sesuap nasi.

Suatu hari, ibu mengajaknya pergi kedesa untuk berbelanja. Bukit yang di tinggalinya jauh dari pasar, sehingga harus berjalan kaki berjam-jam. Si gadis berjalan melenggang lenggong dengan pakaian yang bagus dan terlihat mewah menarik perhatian setiap orang yang dijumpainya di perjalanan. Sedangkan sang ibu berpakaian compang-camping dengan membawa keranjang berjalan di belakang si anak. Continue reading “Batu Menangis Cerita Legenda Kalimantan”

3,552 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Kisah Legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi

Kisah Legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi – Sangkuriang adalah cerita legenda rakyat yang berasal dari Jawa Barat. Kisah Cinta seorang anak yang ingin menikahi ibu kandungnya. Legenda ini juga merupakan asal mula terbentuknya gunung Tangkuban Perahu. Jaman dulu di jawa barat, hidup seorang putri raja yang sangat cantik jelita bernama Dayang Sumbi. Dayang sumbi mempunyai anak laki-laki yang gagah berani, yaitu Sangkuriang. Anak yang gemar berburu ini selalu di temani oleh seekor anjing yang di sayanginya bernama Tumang.

Tumang yang sebenarnya merupakan titisan dewa dan bapak kandung Sangkuriang. Dayang Sumbi merahasiakan hal tersebut, sehingga Sangkuriang tidak mengetahuinya. Suatu hari Sangkuriang pergi berburu yang digemarinya itu. Dia melihat seekor burung yang bertengger di ranting, dengan sigapnya Sangkuriang langsung membidiknya dan mengenai burung itu. Tumang yang selalu menemaninya diperintahkan untuk mengejar burung tersebut. Tetapi Tumang tidak menurutinya dan hanya diam saja. Sangkuriangpun jengkel, kemudian diusir si Tumang dan tidak diijinkan kembali lagi kerumah.

Sesampainya dirumah, Sangkuriang menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Mendengar kejadian si Tumang yang merupakan Jelmaan dari suaminya diusir, Dayang Sumbi sangat marah dan memukul kepala Anaknya dengan sendok nasi. Merasa kecewa dengan ibunya, Sangkuriang pergi mengembara dan meninggalkan rumah. Continue reading “Kisah Legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi”

2,060 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Legenda Danau Toba dan Kisah Asal Usulnya

Legenda Danau Toba dan Kisah Asal Usulnya – Cerita Legenda Danau Toba adalah cerita rakyat dari Sumatera Utara. Dahulu kala hidup seorang petani yang giat bekerja. Petani ini tinggal sendiri sebatang kara, tapi semangat bekerja tidak pernah hilang, dari menggarap ladang dan mencari ikan untuk memenuhi kebutuhannya tanpa kenal rasa lelah. Bekerja dengan percaya diri agar rejeki tetap mengalir.

Suatu hari, sang petani pergi ke sungai mencari ikan untuk lauk dia makan. Dengan membawa pancing, sesampainya disungai petani itu langsung mulai memancing. Tak lupa sebelumnya mengucapkan doa, berharap hari ini mendapatkan ikan yang banyak. Beberapa menit kemudian, terlihat kail pancingnya bergoyang-goyang. Dengan sigapnya sang petani mengangkat pancingannya itu.

Petani mendapatkan ikan yang cukup besar, dan warnanya yang indah. Bukan hanya itu, ikan itu juga berbeda dengan ikan biasanya. Sang petani terkejut dan tak percaya, Ikan yang dia tangkap berbicara kepadanya. Ikan itu berbicara agar tidak di jadikan makanan. Sang petanipun mengembalikan ikan itu lagi ke sungai. Seketika itu, sang ikan berubah menjadi seorang gadis cantik.

Gadis itu cerita bahwa dia dulunya adalah seorang putri yang telah di kutuk menjadi ikan. Sang gadis berterima kasih kepada si petani karena tidak menjadikannya lauk dan sudah melepaskan kutukan itu. untuk membalas budi si petani,si gadis bersedia menjadi istri si petani. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi. Si petani di minta agar tidak menceritakan yang sebenarnya, bahwa istrinya dari ikan. Bila hal itu di langgar, maka akan terjadi malapetaka besar. Continue reading “Legenda Danau Toba dan Kisah Asal Usulnya”

1,979 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Cerita Legenda Keong Mas

Cerita Legenda Keong Mas – Zaman dahulu, terdapat sebuah kerajaan bernama kerajaan Daha yang dipimpin oleh Raja Kertamarta. Raja Katamarta mempunyai dua putri cantik dan baik hati bernama Dewi Galuh dan Candra Kirana. Candra Kirana pada saat itu sudah bertunangan dengan Raden Inu Kertapati yang baik dan bijaksana, putra mahkota Kerajaan Kahuripan .

Namun, saudara kandungnya merasa iri dan cemburu, karena Dewi Galuh juga menaruh hati kepada Raden Inu. Rasa irinya membuat Dewi Galuh berniat mencelakakan saudara kandungnya. Dewi Galuh menemui seorang nenek sihir dan menyuruh mengutuk dan menyebarkan fitnah terhadap Candra Kirana. Karena fitnah yang sudah menyebar, Candra Kirana diusir dari kerajaan dan ditengah perjalanan dia dirubah menjadi Keong Mas dan di buang ke sungai oleh nenek sihir. Candra Kirana tidak dapat kembali lagi kecuali bertemu dengan tunangannya itu.

Suatu hari, seorang nenek desa yang sedang mencari ikan menemukan Keong Mas tersangkut dijalanya. Keong itupun dibawa kerumah si nenek dan ditaruh di tempayan. Keesokan harinya, si nenek mencari ikan lagi di sungai untuk makan. Namun, sudah beberapa jam tak satupun ikan yang didapatnya. Si nenek pulang dengan rasa sedih tidak mendapatkan makan hari ini. Continue reading “Cerita Legenda Keong Mas”

3,542 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini