Legenda Candi Prambanan, Mitos Putus Cinta Bila Pacaran Di Candi ini

Legenda Candi Prambanan, Mitos Putus Cinta Bila Pacaran Di Candi ini – Candi Prambanan adalah salah satu candi yang terletak di kawasan Jawa Tengah yaitu tepatnya di daerah Jogjakarta. Candi Prambanan menjadi lambang budaya Indonesia. Banyak kisah dibalik berdirinya Candi bersejarah ini, salah satunya yaitu kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Mereka adalah dua orang yang menjadi korban cinta bertepuk sebelah tangan. Bahkan kisah cinta ini berbuntut pada kematian dan kutukan pedih. Bagaimana kisah legenda Candi Prambanan ini hingga dijuluki sebagai candi kutukan cinta?

Pernahkah anda mendengar bahwa jika anda pacarana di kawasan Candi prambanan maka cinta anda berdua akan kandas di tengah jalan? Ya, mitos ini memang benar adanya dan sangat dipercaya oleh masyarakat sekitar. Mereka mengatakan bahwa Jika seseorang datang ke Candi prambanan untuk berwisata Bersama pasangan yang belum sah / pergi dengan pacar ke kawasan ini maka cinta / hubungan mereka akan putus begitu saja tidak sampai menikah. Hal ini berhubungan dengan legenda Candi prambanan yang memilukan.

Kisah Cinta Bertepuk Sebelah Tangan dalam Legenda Candi Prambanan

Cinta Bandung Bondowoso pada Roro Jonggrang memang tak pernah terbalaskan. Alasannya adalah karena Bandung Bondowoso adalah sosok orang yang jahat, tamak dan rakus. Bahkan dirinya telah membunuh ayah dari Roro Jonggrang, yaitu Raja Baka. Sebagai syarat hendak menikahi Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso dimintanya untuk membuat 1000 candi dalam waktu satu malam saja.

Disinilah awal kisah Legenda Candi Prambanan, dimana Bandung Bondowoso telah gagal menjalankan syarat yang diajukan Roro Jonggrang karena kelicikan Roro Jonggrang sendiri. Ketika Bandung tengah mengerahkan semua pasukannya dari bangsa jin dan hendak menyelesaikan syarat pembuatan candi itu justri Roro Jonggrang mengagalkannya. Dirinya meminta para wanita dan dayang dayang menumbuk padi dan membakar sekam hingga ayam jantan pun berkokok dikira hari sudah pagi. Bunyi kokok ayam jantan inilah yang digunakan sebagai tanda sudah pagi dan waktu Bandung Bondowoso membuat candi telah habis.

Mengetahui ini adalah akal akalan Roro Jonggrang, Bandung marah besar dan mengutuk Roro Jonggrang. Roro Jonggrang pun dikutuk menjadi satu Candi sebagai penggenap candi yang ke seribu. Legenda Candi Prambanan inipun berbuntut pada mitos kasih tak sampai dan berujung maut. Sehingga orang percaya bagi siapa saja yang datang ke area Candi prambanan Bersama pasangan yang belum menikah maka akan putus di tengah jalan. Seperti apapun kuatnya cinta keduanya tetap saja kandas di tengah jalan.

Patung dari Roro Jonggrang ini bisa anda lihat di dalam ruangan candi prambanan utama. Konon kabarnya patung itu adalah wujud Rara Jonggrang yang telah di kutuk Bandung Bandowoso menjadi batu. Sedangkan dayang – dayang istana yang sudah membantu juga di kutuk nikah ketika lanjut usia. Itulah penyebabnya kenapa candi prambanan memilki cerita mitos tentan cinta yang mengerikan. Hal tersebut di kaitan tentang cerita zaman dahulu antara Rara Jonggrang dan Bandung Bandowoso. Sekian legenda Candi Prambanan yang menyatakan larangan berpacaran di kawasan ini.

Entah anda mau percaya atau tidak tentang mitos dan legenda Candi Prambanan ini, namun nyatanya banyak juga orang yang merasakan adanya akibat dari melanggar mitos ini. Mitos memang tak untuk dipercaya namun sebagai pengingat bahwa hidup itu perlu berhati hati. Semoga bermanfaat untuk kita semua, BARAKALLAH.

 

1,154 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Artikel Menarik Lainya :

7 Benda Pengusir Makhluk Halus Yang Sakti Ditakuti Makhluk Ghaib
7 Mitos dan Misteri Alas Purwo Sebagai Pusat Kerajaan Jin
Mitos Lagu Lingsir Wengi, Misteri Lagu Pengundang Kuntilanak
Fakta dan Mitos Anak Pertama Menikah Dengan Anak Pertama dalam Adat Jawa
Mitos Weton Jodoh Ketemu 25 dalam Adat Jawa Sebabkan Kematian, Benarkah?
Misteri Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul dan Suara Ghaib Gamelan
Mitos Dan Solusi Pernikahan Ngalor Ngulon Yang Terlarang Dalam Adat Jawa
Pantangan Menikah Adat Jawa, Berani Langgar Demi Cinta?

Comments

comments