Dipercaya Bawa Sial, Mitos 4 Pantangan yang Tak Boleh Dikerjakan di Bulan Suro 

Dipercaya Bawa Sial, Mitos 4 Pantangan yang Tak Boleh Dikerjakan di Bulan Suro 

Dipercaya Bawa Sial, Mitos 4 Pantangan yang Tak Boleh Dikerjakan di Bulan Suro – Bulan Muharram bagi masyarakat Jawa dikenal juga sebagai bulan Suro. Pada beberapa kalangan masyarakat Jawa, bulan Suro (atau dalam penanggalan Islam disebut Muharram) dianggap salah satu bulan yang dikeramatkan. Suro merupakan satu diantara bulan dalam penanggalan Jawa yang diciptakan oleh Sultan Agung, raja Mataram pada abad ke-16 M, berdasarkan kalender Hijriah.

1 Suro selalu bertepatan dengan 1 Muharam, menandai tahun baru Hijriyah. Malam 1 Suro oleh masyarakat zaman dulu dianggap bernuansa mistis. Konon para makhluk astral banyak berkeliaran pada malam 1 Suro. Karena bernuansa keramat itulah banyak dilakukan ritual ketika malam 1 Suro, seperti jamasan pusaka atau membersihkan benda-benda pusaka, mandi kembang setaman, kungkum (berendam), tapa bisu ziarah, dan lainnya.

Dipercaya bawa sial, terdapat beberapa hal yang tidak boleh dikerjakan di Bulan Suro. Beberapa pantangan yang dilakukan di Bulan Suro yaitu pesta pernikahan, pindah rumah, hajatan lain dan bepergian jauh. Benar atau tidaknya hal tersebut adalah tergantung dari kepercayaan masing-masing orang. Namun, banyak orang tua yang lebih menyarankan untuk menghindari hal hal yang sudah dilarang tersebut. Karena kembali lagi, mencegah lebih baik daripada sudah terlambar.