Mitos Larangan Menunjuk di Kuburan, Jari Jemari Akan Membusuk ?

Mitos Larangan Menunjuk di Kuburan, Jari Jemari Akan Membusuk ?

Mitos Larangan Menunjuk di Kuburan – Sejak dulu, kuburan adalah salah satu tempat yang memang terkesan seram karena sebagai tempat peristirahatan orang meninggal. Selain terkenal sebagai tempat dengan banyak kejadian mistis, banyak orang yang percaya dengan mitos seram yang beredar di masyarakat.

Salah satunya ketika lewat deretan kuburan harus bilang permisi dengan membungkukkan setengah badan atau peringatan untuk jangan sampai menginjak bagian tengah kuburan. Mitosnya, barang siapa dengan sengaja atau tidak melakukan hal ini, maka konon akan didatangi dalam mimpi. Entah benar atau tidak, namun yang jelas mitos seperti ini beredar di tengah-tengah masyarakat.

Dilarang Menunjuk Kuburan

Di generasi 90-an beredar mitos yang melarang anak-anak menunjuk kuburan. Konon katanya, bila seorang anak menunjuk kuburan, dia harus menggigit jari tangan yang menunjuk kuburan hingga sakit. Dan setelah jari telunjuk digigit tidak boleh dilap. Maka dari itu banyak anak yang memilih mengangin-anginkan jari tangannya agar cepat mengering.

Mitosnya mengatakan kalau kita lupa mengemut jari telunjuk setelah menunjuk ke sebuah kuburan, maka jari jemari kita akan membusuk. Ada juga yang mengatakan jarinya akan putus. Memang terdengar tidak masuk akal, namun hal ini dipercaya sampai sekarang. Namun setelah ditelaah, ternyata mitos ini juga punya sisi positif mengajak kita semua untuk selalu bersikap santun di mana pun kita berada. Dan ternyata ada mitos lain tentang kuburan ini yang sudah ada sejak lama.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Mitos Jawa Tentang Ibu Hamil, 7 Larangan Keras yang Masih DIpercayai

Ngeri! 6 Makhluk Halus ini Diduga Sering Bercinta Dengan Manusia

Larangan Melakukan Beberapa Hal di Kuburan

Diantara larangan melakukan beberapa hal di kuburan yang beredar di masyarakat adalah jika seseorang sengaja atau tidak sengaja melangkahi kuburan, maka akan ditimpa kesialan. Juga mitos yang mengatakan bahwa tali pocong yang tidak atau lupa di lepas menyebabkan arwah gentayangan. Kemudian kita juga sering melihat beberapa kuburan dipenuhi tanaman, karena memang di anggap bisa meringankan siksaan.

Kuburan juga sering di kaitkan dengan kegiatan – kegiatan mistis oleh orang orang penganut hal ghaib, di antaranya mengambil beberapa bagian tanah kuburan atau mencoba mengambil tali pocong di kuburan yang masih baru. Keyakinan ini berhubungan erat dengan mitos lain yang mengatakan bahwa kuburan yang masih baru harus dijaga saat malam. Mungkin dengan tujuan agar tidak diperlakukan untuk hal – hal aneh di luar sana.

Beberapa mitos lain yaitu keharusan untuk mandi setelah dari kuburan. Jika tidak dilakukan, kemungkinan badan akan terasa pegal luar biasa atau bahkan mengalami kesurupan.

Demikianlah mitos mengenai larangan menunjuk kuburan. Mengenai benar atau tidaknya akibat adalah hak masyarakat. Mungkin saja mitos ini sengaja dibuat untuk memberi hormat pada orang yang sudah meninggal dan peringatan agar berlaku santun di kuburan sebagai tempat pengingat akan kematian.