Legenda Roro Jonggrang, Mengungkap Misteri Candi Prambanan

Legenda Roro Jonggrang, Mengungkap Misteri Candi Prambanan – Cerita tentang Roro Jonggrang memang sudah taka sing lagi ditelinga kita. Ketika kita menyebutkan namanya pasti kita akan teringat sebuah situs bersejarah bernama Candi Prambanan. Ya, kisah Roro Jonggrang adalah sama halnya kita menceritakan kisah sejarah Candi Prambanan. Awal terbentuknya candi hingga menjadi cagar budaya. Sebuah kompleks candi megah di kawasan Yogyakarta ini memiliki seribu pesona. Selain pemandangannya yang indah juga cerita terbentuknya yang penuh aura mistik. Simak ceritanya berikut ini.

Legenda Roro Jonggrang berawal dari dirinya yang dicintai oleh Bandung Bondowoso. Sosok Ksatria bengis yang memiliki ilmu ghaib tinggi. Namanya menjadi salah satu ukiran sejarah berdirinya Candi Prambanan dimana Prambanan sendiri adalah nama dari Kerajaan di kawasan Candi tersebut.

Awal kisah dari Legenda Roro Jonggrang, dahulu kala berdirilah sebuah kerajaan sangat besar bernama Prambanan. Rakyat Kerajaan Prambanan hidup sejahtera, makmur dan damai di bawah kepemimpinan raja bernama Prabu Baka. Kerajaan-kerajaan kecil di sekitar Kerajaan Prambanan juga tunduk dan hormat pada kepemimpinan Prabu Baka.

Sementara itu, di wilayah lain terdapat satu kerajaan yang tidak kalah besar dari Kerajaan Prambanan, bernama Kerajaan Pengging. Raja dari kerajaan tersebut terkenal arogan dan selalu ingin memperluas wilayah kekuasaan. Kerajaan Pengging memiliki seorang kesatria sakti bernama Bondowoso. Bandung adalah nama senjatanya yang amat sakti dan digunakan untuk memperluas kerajaan dengan cara merebutnya secara paksa dan membunuh musuh musuhnya.

 

Pasukan Bengis Bandung Bondowoso

Bandung Bondowoso memiliki pasukan jin dan bala tantara ghaib, disamping memiliki senjata ampuh bernama Bandung. Bala tentara jin tersebut ia gunakan untuk membantunya dalam menyerang kerajaan lain dan juga memenuhi segala keinginannya. Suatu Ketika Raja Pengging memerintahkan Bandung Bondowoso untuk menyerang Kerajaan Prambanan. Esok harinya, bandung Bondowoso memanggil seluruh bala tentara jinnya dan berangkat ke Kerajaan Prambanan.

Sampai disana, langsung saja Bandung Bondowoso dan pasukan jin nya itu memporak porandakan kerajaan Prambanan di bawah kepemimpinan Raja Baka. Sang Raja pun tewas beserta prajurit dsan panglimanya. Kemenangan ini pun membuat Raja Pengging mengutus Bandung Bondowoso memerintahkan kerajaan Prambanan, termasuk mempersunting anak Raja Baka bernama Roro Jonggrang.

Lamaran Bandung Bondowoso dan Syarat Roro Jonggrang

“Wahai Roro Jonggrang yang cantik jelita, bersediakah engkau menjadi permaisuriku?” tanya Bandung Bondowoso kepada Roro Jonggrang.

Mendengar pertanyaan dari Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang terdiam dan bingung. Pasalnya ia sangat benci melihat Bandung Bondowoso karena telah membunuh ayahhanda tercinta. Namun ia juga tak kuasa menolak lamaran Bandung Bondowoso. Setelah Roro Jonggrang berfikir sejenak, ia menemukan satu cara agar Bandung Bondowoso tidak jadi untuk menikahinya. Disinilah Legenda Roro Jonggrang dimulai.

“Baiklah aku menerima lamaranmu, Bandung Bondowoso. Namun setelah kamu memenuhi satu syarat dariku.” Jawah Roro Jonggang.

“Apakah Syaratmu itu wahai Roro Jonggrang? tanya Bandung Bondowoso.

“Buatkan aku seribu candi dan dua buah sumur dalam satu malam”. Jawab Roro Jonggrang memberikan syarat yang ia minta.

Mendengar syarat yang diberikan oleh Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso pun langsung menyetujuinya. Syarat yang Roro Jonggrang berikan, ia anggap sangat mudah karena ia mempunyai balatentara jin yang sangat banyak dan akan membantunya. Namun apa yang terjadi selanjutnya?

Kegagalan Bandung Bondowoso dan Berdirinya Candi Prambanan

Legenda Roro Jonggrang adalah awal berdirinya Candi Prambanan. Dan ini adalah hasil dari kegagalan Bandung Bondowoso memenuhi syarat dari Roro Jonggrang. Kisahnya cukup menarik karena kelicikan Roro Jonggrang untuk menggagalkan usaha dari Bandung Bondowoso.

Roro jonggrang berfikir keras bagaimana cara menggagalkan pembangunan candi dan membuatnya tidak jadi menikah dengan Bandung Bondowoso. Jika syarat tersebut tidak dipenuhi tentunya pernikahan mereka tidak akan terlaksana. Roro Jonggrang pergi untuk mengumpulkan para dayang-dayang yang ada di dalam istana Prambanan. Para dayang-dayang tersebut ia beri tugas untuk membakar jerami, membunyikan lesung dan menaburkan bunga berbau semerbak mewangi. Hal ini membuat ayam pun berkokok lebih dini dari biasanya. Hal ini menjadi tanda bahwa waktu pembangunan candi habis.

Bandung Bondowoso pun gagal memenuhi syarat yang diberikan Roro Jonggrang untuk menikahi putri Prabu Baka tersebut. Bondowoso marah sembari berteriak, “Kau yang curang Roro Jonggrang. Kamulah yang menggagalkan pembangunan seribu candi yang sedang aku bangun. Untuk itu, aku kutuk kau menjadi arca yang ada di dalam candi keseribu!!!”

Dengan kesaktian Bandung Bondowoso, Roro Jonggang menjadi arca keseribu dari Candi seribu yang ia syaratkan kepada Bandung Bondowoso. Keseribu candi ini berada di kawasan Candi Prambanan. Arca Roro Jonggrang pun dikenal dengan candi Roro Jonggarang diantara seribu candi lainnya yang diberi nama candi sewu.

Di kawasan Candi Prambanan anda bisa melihat Candi Roro Jonggrang dikelilingi oleh candi-candi lain yang dibangun oleh para bala tentara jin Bandung Bondowoso. Legenda Roro JOnggrang ini sampai saat ini masih menjadi topik menarik untuk dibicarakan.

Bahkan sampai saat ini, arca tersebut dipercaya masih bersemayam arwah Roro Jonggrang dan mampu memancarkan aura pengasihan. Siapa saja yang berdoa disini insya Allah dikabulkan. Selain itu juga ada beberapa pusaka yang kadang ditemukan disini dan menjadi sarana pengasihan ampuh untuk membuka keberuntungan dalam hidup.

Ingin tahu koleksi benda pusaka hasil tarikan ghaib? YUK KLIK DISINI!

 

 

2,066 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Comments

comments