Legenda Gunung Semeru, Sejarah Paku Jawa dan Arwah Para Dewa

Legenda Gunung Semeru, Sejarah Paku Jawa dan Arwah Para Dewa – Apa yang anda ingat ketika melihat film 5 CM? Tentunya lokasi atau latar belakang dari film tersebut yang diambil di sebuah gunung indah bernama Semeru. Gunung Semeru merupakan salah satu gunung yang tinggi, yaitu Gunung Berapi Tertinggi ketiga di Indonesia setelah Kerinci dan Rinjani. Gunung Semeru memiliki pesona alam yang sangat memukau, bahkan meski gunung ini termasuk gunung yang masih aktif ternyata masih banyak juga para pendaki yang memilih gunung semeru untuk ditaklukkan. Mereka mendaki gunung ini hanya untuk melihat indahnya puncak Mahameru.

Puncak Mahameru memiliki ketinggian 3.670 MDPL. Dari atas puncak dapat anda saksikan kuasa Allah SWT yang Nampak dari indahnya pesona Alam Indonesia. Namun siapa sangka, dibalik keindahan Gunung tersebut menyimpan kisah Legenda Gunung Semeru yang membuat kita merinding. Sebuah kisah mistis yang cukup membuat kita menyadari akan kuasa Tuhan lainnya yang Maha menciptakan makhluk-NYA dengan segala rupa dan jenisnya.

Legenda Gunung Semeru dan Paku Jawa

Legenda Gunung Semeru dikenal dengan ceritanya sebagai Paku Tanah Jawa. Darimana kisah legenda ini berasal? Mari simak kisah legenda berikut ini!

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa tentang Legenda Gunung Semeru yang ditulis pada kitab kuno abad ke-15, bahwa jaman dahulu Pulau Jawa mengambang di lautan luas dan terombang-ambing dipermainkan ombak. Kemudian pada suatu saat, Sang Hyang Siwa (Dewa Siwa menurut kepercayaan Hindu) datang ke pulau tersebut. Dilihatnya banyak pohon Jawawut di kawasan itu, sehingga pulau yang terombang ambing tersebut dinamakan Jawa. Namun pulau tersebut masih terombang ambing tak menentu di lautan.

Selanjutnya para Dewa pun datang, mereka melihat sebuah Pulau terapung itu. Karena terombang ambing tak tentu arah, Para Dewa memutuskan untuk memaku pulau itu sehingga bisa menempel di daratan. Para Dewa itu memaku Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru di India ke Pulau Jawa. Untuk memindahkan Gunung Meru tersebut, Dewa Wisnu kemudian menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa dan menggendong gunung Meru di punggungnya, sementara Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkan tubuhnya pada gunung dan badan kura-kura sehingga gunung itu dapat diangkut ke Pulau Jawa.

Kedua Dewa hebat itu meletakkan Gunung Meru di sebelah barat Pulau Jawa. Tetapi berat gunung itu mengakibatkan sisi ujung pulau bagian timur terangkat ke atas. Dewa Wisnu dan Dewa Brahma selanjutnya memotong Gunung Meru. Merekapun meletakkan satu Gunung di ujung timur dan satu di sisi barat. Potongan gunung yang berada di sebelah barat membentuk Gunung Pawitra, yang kini lebih dikenal dengan nama Gunung Pananggungan. Sementara bagian utama dari Gunung Meru, sekarang dikenal dengan nama Gunung Semeru. Iniah awal Legenda Gunung Semeru dimana di gunung inilah diyakini para dewa bersemayam.

Sejarah Mahameru Sebagai Rumah Para Dewa

Dari kisah Legenda Gunung Semeru yang dikarenakan awal pembentukannya adalah karena para Dewa yang memindahkan Gunung Meru di India ke Tanah Jawa untuk menggunakan Gunung ini sebagai Paku Bumi Jawa.

Dalam agama Hindu, Gunung Meru dianggap sebagai rumah para dewa dan sebagai sarana penghubung antara bumi (manusia) dan kayangan (akhirat). Jika manusia ingin mendengar suara dewa mereka harus semedi di puncak Gunung Meru. Sebab itulah hingga saat ini banyak masyarakat Jawa dan Bali masih menganggap gunung sebagai Semeru tempat kediaman Dewa-Dewa atau mahluk halus yang memiliki kekuatan positif dan menganggap Gunung Semeru adalah tempat suci yang tak boleh dikotori oleh apapun.

Tak heran pula, dari Legenda Gunung Semeru ini orang orang melakukan pertapaan atau semedi di puncak Gunung untuk mendapatkan wangsit atau suara ghaib dari para Dewa yang bersemayam di puncak tersebut. Mereka ada yang mencari ilmu spiritual atau mengasah kemampuan kebatinan di sana.

Demikian legenda Gunung Semeru. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. BARAKALLAH.

359 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Artikel Menarik Lainya :

Cerita Angling Dharma dan Ilmu Kesaktiannya
Kisah Joko Tingkir dan Cerita Mustika Bertuah
Asal Mula Tradisi Ruwatan di Tanah Jawa
Kisah Legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi
Asal Usul dan Sejarah Keris di Indonesia
Legenda Sunan Kalijaga dan Kisah Pertaubatannya
7 Mitos Kejatuhan Cicak di Kepala, Benarkah Tanda Kesialan?
Misteri Alas Roban Di Batang Jawa Tengah, Hutan Angker Pembuangan Mayat

Comments

comments